NGOMBOL, purworejo24.com – Bupati Purworejo, Hj Yuli Hastuti SH, melaunching Kelompok Donor Darah Baru (KDDB) Kecamatan Ngombol tahun 2024, di komplek kantor kecamatan setempat, pada Selasa (2/7/2024).
Kelompok Donor Darah Baru merupakan wadah bagi warga atau masyarakat di Kecamatan Ngombol dan sekitarnya yang belum pernah sama sekali ikut donor darah dan ingin mendonorkan darah untuk membantu pemenuhan kebutuhan darah PMI untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
Launching ditandai dengan pelepasan burung merpati oleh Bupati yang didampingi oleh Direkrur PDAM Tirta Perwitasari Kabupaten Purworejo, Hermawan Wahyu Utomo, pengurus PMI Cabang Purworejo dan Muspika Ngombol.
“Kecamatan Ngombol mengadakan beberapa event kegiatan, yang pertama launching pendonor darah baru, pesertanya ada 111 peserta, dan disini kita kolaborasi dengan pembayaran pajak baik PBB maupun pajak kendaraan bermotor dan kami kolaborasikan juga dengan senam bersama serta bazar UMKM,” kata Camat Ngombol, Adi Pawoko, saat ditemui dilokasi kegiatan.
Selama ini di masyarakat Kecamatan Ngombol sebenarnya sudah banyak yang ikut sebagai peserta donor darah, akan tetapi pemerintah kecamatan ingin menambah lagi jumlah peserta pendonor darah yang ada di Kecamatan Ngombol.
“Pendonor yang sudah rutin ada beberapa kepala desa, perangkat dan warga masyarakat dan ini kami kembangkan lagi, ada unsur selain perangkat, ada beberapa guru dan internal di Kecamatan Ngombol sendiri,” ujarnya.
Adi Pawoko berharap dengan bertambahnya jumlah pendonor darah di Kecamatan Ngombol bisa membantu apabila ada warga masyarakat yang membutuhkan darah.
“Dan dengan kegiatan seperti ini kami mengedukasi kepada masyarakat bahwa kegiatan kemasyarakatan dan sosial itu penting,” jelasnya.
Dokter pelaksana donor darah PMI Kabupaten Purworejo, dr Agustinus Triyono, menyebut di Kabupaten Purworejo saat ini secara data ada sekitar 6.000 orang sebagai pendonor. Untuk tiap bulan ada sekitar 1.200 hingga 1.300an pendonor yang aktif mendonorkan darahnya di PMI.
Keburuhan darah di PMI saat ini juga relatif cukup bahkan sampai dibawa ke daerah lain yang membutuhkan.
“Harapanya anino masyarakat pendonor darah sangat baik, sehingga jika ada warga yang membutuhkan darah itu selalu ada di PMI, harapanya seperti itu. Dan saya tau dengan pendonoran darah, mereka adalah orang- orang yang dengan sukarela dengan senang hati mau menolong sesama, mudah- mudahan kesehatan mereka semakin baik,” harapnya
Bagi warga masyarakat yang ingin mendonorkan darah, kantor PMI Purworejo siap melayani untuk donor darah setiap harinya.
“Tapi kalau untuk acara seperti ini sesuai jadwal, saat ini di Purworejo sudah banyak daerah menjadi kantong pendonor dan telah terbentuk kelompok- kelompok, seperti di daerah Ngombol ini lalu Grabag, Bagelen dan Pituruh. Masing – masing kecamatan ada kelompok pendonornya, seperti Pituruh, mengingat daerahnya yang jauh jadi untuk pendonor ada kelompoknya sendiri. Di Grabag meski daerah datar tapi karena peserta donor darah banyak sekarang ada beberapa tempat untuk melakukan donor,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Purworejo, Hj Yuli Hastuti, SH dalam sambutannya mengataka, atas nama Pemerintah Kabupaten Purworejo, bupati menyampaikan penghargaan sekaligus selamat atas terbentuknya Kelompok Donor Darah Baru (KDDB) Kecamatan Ngombol.
“Selaku Bupati sekaligus Ketua PMI Kabupaten Purworejo, saya ucapkan terimakasih yang tulus kepada para pendonor darah sukarela, atas dedikasi Saudara-saudara yang sangat tinggi terhadap kemanusiaan. Semoga apa yang saudara lakukan menjadi suri tauladan bagi kita semua, dan mendapat barokah dari Tuhan Yang Maha Kuasa,” katanya.
Menuutnya, kebutuhan akan darah merupakan hal yang sangat penting dan tidak dapat ditunda-tunda, terutama bagi mereka yang membutuhkan transfusi darah. Ketersediaan darah yang cukup dan aman adalah tanggung jawab kita bersama. Oleh karena itu, dengan terbentuknya Kelompok Donor Darah Baru (KDDB) ini merupakan langkah yang sangat strategis dan patut kita apresiasi.
“Apalagi masih banyak warga masyarakat yang belum belum termotivasi dan belum mengetahui manfaat donor bagi kesehatan. Sehingga dengan adanya KDDB, kita harapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah serta dapat memenuhi kebutuhan darah di Kabupaten Purworejo. Akhirnya saya mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif sebagai pahlawan kemanusiaan dengan mendonorkan darahnya. Saya yakin dengan kerjasama dan komitmen kita semua, Kabupaten Purworejo akan mampu menjadi daerah yang mandiri dalam penyediaan darah, serta menjadi contoh bagi daerah lain dalam hal solidaritas dan kepedulian sosial,” jelasnya. (P24/wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







