Inspirasi

BerGenre Dangdut Ambyar, Popokho Rilis Lagu Baru Berjudul ‘Mendung Isuk’

235
×

BerGenre Dangdut Ambyar, Popokho Rilis Lagu Baru Berjudul ‘Mendung Isuk’

Sebarkan artikel ini
Popokho merilis lagu baru berjudul Mendung Isuk
Popokho merilis lagu baru berjudul Mendung Isuk

PITURUH, purworejo24.com – Arif Popokho, penyanyi muda asal Desa Pamriyan, Kecamatan Pituruh, Kabupaten Purworejo,  Jawa Tengah, merilis lagu terbarunya berjudul ‘Mendung Isuk’.

Lagu itu dirilis melalui kanal youtube Popokho pada hari ini, Kamis tanggal 6 Juni 2024 sore pukul 18.30 WIB.

Lagu berjudul Mendung Isuk bernuansa genre dangdut ambyar itu merupakan hasil karya ciptaan ia sendiri.

Arif Popokho atau yang kerap disapa Popokho dan lahir pada tanggal 20 Maret 1995 itu telah lama malang melintang di dunia musik dangdut.

Sejak kecil, dirinya sudah menunjukkan bakat bermusiknya dengan bergabung bersama grup dangdut di kampung halamannya.

Kemampuannya dalam mencipta lagu dan menyanyi dangdut membuat Popokho menjadi idola di kalangan masyarakat Purworejo.

Dangdut ambyar adalah subgenre dangdut yang populer dalam beberapa tahun terakhir. Genre ini terkenal dengan melodinya yang mendayu-dayu dan liriknya yang menyentuh tentang kisah cinta yang sedih dan pilu.

Popokho merasa bahwa genre ini sangat cocok untuk membawakan lagu-lagunya karena dia sendiri memiliki pengalaman pribadi yang membuatnya memahami perasaan sedih dan patah hati.

Arif Popokho menceritakan bahwa Single terbaru dengan judul Mendung Isuk ini menceritakan tentang bagaimana betapa singkatnya cerita cinta disebuah hubungan asmara.

Dalam liriknya ada kata ‘endahe wengi sing tak duweni, isuke dirampungi mendung ning ati yang dalam artinya indahnya malam yang kumiliki, tapi paginya berubah menjadi mendung di dalam hati.

Bahwa disaat sang pria berjuang sepenuh hati walau dengan keterbasan ekonomi dan semua kekurangannya, demi membahagiakan sang wanita pujaanya. tapi masih saja wanita itu mencoba membuka hati kpada orang lain yang jauh lebih baik dari pasanganya. Walaupun akhirnya sang wanita menyesal, dan sang wanitapun mulai menyadari betapa banyak perjuangan sang pria untuk selalu membuat dia bahagia, dan terkadang selama ini dia abaikan.

Arif Popokho merasa yakin bahwa lagu berjudul Mendung Isuk akan menjadi hits karena lagunya sangat relatable dengan banyak orang. Dia berharap lagunya ini dapat menghibur dan memberikan semangat bagi orang- orang yang sedang mengalami kesedihan dan patah hati.

Selain bakat bermusiknya, Popokho juga dikenal dengan kepribadiannya yang ramah dan rendah hati. Dia selalu berusaha untuk dekat dengan para penggemarnya dan sering mengadakan pertunjukan live di berbagai acara.

Popokho sendiri adalah sosok inspiratif bagi banyak orang di Purworejo dan sekitarnya. Dia menunjukkan bahwa dengan kerja keras dan dedikasi, siapapun bisa mencapai mimpinya.

Dengan hadirnya saya (popokho) di belantika musik Purworejo ini, berharap semua orang menyukai lagu Mendung Isuk. Lagu ini dibuat dengan sepenuh hati dan saya ingin berbagi perasaan saya melalui musik. Saya juga ingin berterima kasih kepada semua orang yang telah mendukung saya selama ini. Saya tidak akan bisa mencapai titik ini tanpa kalian. Terima kasih ,” kata Popokho. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.