Ajukan Banding Ke Pengadilan Tinggi, Caleg Di Purworejo, Bebas Dari Kurungan Penjara

oleh -
oleh
M. Abdullah
M. Abdullah

PURWOREJO, purworejo24.com – Setelah divonis 3 bulan kurungan penjara oleh Pengadilan Negeri Purworejo, calon legislatif (Caleg) terpidana kasus kampanye libatkan anak mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Jawa Tengah.

Hasilnya, Caleg bernama Muhammad Abdullah ini Bebas dari kurungan penjara. Namun, ia divonis 6 bulan penjara dengan masa percobaan satu tahun.

Vonis yang dibacakan majelis hakim dalam sidang banding yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Banding, Prim Fahrur Razi, pada Rabu (7/2/2024).

Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa Muhamad Abdullah, dengan pidana penjara selama 6 bulan, dengan ketentuan pidana tersebut tidak perlu dijalani oleh Terdakwa kecuali dalam waktu selama 1 tahun dalam masa percobaan, Terdakwa dengan putusan Hakim telah melakukan tindak pidana yang dapat dipidana,” kata Majelis Hakim.

Terdakwa Muhammad Abdullah, terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “kampanye pemilu mengikutsertakan Warga Negara Indonesia yang tidak memiliki hak memilih.

Selain menjatuhkan pidana penjara 6 bulan, hakim juga menjatuhkan pidana denda dua kali lipat dari vonis Pengadilan Negeri Purworejo yang hanya 6 juta.

Menjatuhkan pidana denda kepada Terdakwa sebesar Rp12 juta, dengan ketentuan apabila denda tidak dibayar maka Terdakwa dipidana kurungan selama 2 bulan,” lanjut Majelis Hakim.

Permphonan banding yang diajukan akhirnya diterima Sehingga merubah keputusan Pengadilan Negri Purworejo No 6/PID.Sus/2024/pn Purworejo, yang semula menjatuhkan pidana kurungan penjara 3 bulan dan Denda 6 jt menjadi pidana percobaan dan denda 12 jt,sehingga pidana kurungan penjara tersebut tidak perlu di jalani.

Dalam amar putusanya majelis hakim juga tidak memerintahkan Abdullah (Caleg) di coret dari calon legislatif.

Meski tidak menjalani kurungan penjara, Abdullah menyampaikan, masih belum puas terhadap putusan hakim.

Karena dalam pertimbangan pengambilan putusan hakim mengakui bahwa, saya harus menanggung resiko perbuatan yang di lakukan orang lain dan bukan di lakukan perbuatan saya sebagai mana tertuang dalam amar putusan,” kata Abdullah.

Seandainya masih ada ruang mencari keadilan saya akan tetap akan menempuh mencari keadilan karena saya yakin jika hakim obyektif dalam melihat perkara ini saya akan bebas murni,” kata Abdullah Kamis (8/2/2024).

Diberitakan sebelumya, Pengadilan Negeri Purworejo, menjatuhkan hukuman 3 bulan penjara terhadap calon anggota DPRD Kabupaten Purworejo Muhammad Abdullah. (P24-bayu)