KesehatanOlahraga

Gandeng Perusahaan Susu Milk Life, PBSI Purworejo Gelar Kejurkab Bulutangkis tahun 2023

164
×

Gandeng Perusahaan Susu Milk Life, PBSI Purworejo Gelar Kejurkab Bulutangkis tahun 2023

Sebarkan artikel ini
Kejurkab PBSI Milk Life Kabupaten Purworejo 2023, di Gedung Bina Persahabatan GSH Purworejo.
Kejurkab PBSI Milk Life Kabupaten Purworejo 2023, di Gedung Bina Persahabatan GSH Purworejo.

PURWOREJO, purworejo24.com – Sebanyak 150 atlet bulutangkis dari berbagai usia dan klub di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, mengikuti Kejuaraan bulutangkis dengan nama Kejurkab PBSI Milk Life Kabupaten Purworejo 2023, di Gedung Bina Persahabatan GSH Purworejo.

Ada 10 partai yang dipertandingkan, yakni terdiri atas tunggal pra dini putra putri (30), usia dini putra putri (48), tunggal anak putra (26), tunggal pemula putra (18), tunggal taruna putra (8), ganda usia dini putra (10), ganda pemula putra (8), serta ganda dewasa putra (8), dengan melibatkan 5 klub yang ada di Kabupaten Purworejo, yakni SYP, Abimanyu, Garuda Jaya, Gading Jaya, dan Bintang Nusantara.

“Jadi mulai hari ini PBSI Kabupaten Purworejo mulai menggelar Kejuaraan Bulutangkis tingkat Kabupaten Purworejo, yang kita namai Kejurkab Milk Life PBSI Kabupaten Purworejo tahun 2023. Yang mana ini adalah kegiatan rutin setiap tahun PBSI menggelar dua kali kejuaraan tingkat kabupaten, yang pesertanya adalah anak-anak dari berbagai klub yang ada di Kabupaten Purworejo,” kata ketua PBSI Kabupaten Purworejo, R Muhammad Abdullah, saat ditemui di sela pembukaan kegiatan Kejurkab, pada Jumat (29/9/2023) siang.

Dalam pembukaan itu, juga dihadiri ketua KONI Purworejo, Sumaryanto, Kabid Olah raga Dinporapar, Nanang Agus Gutomo, perwakilan Dindikbud Purworejo, para sponsor, dan ratusan peserta atlit bulutangkis Purworejo serta sejumlah tamu undangan.

Disebutkan oleh Abdullah, dalam Kejurkab itu, diikuti oleh sekitar 150 orang, dari berbagai kelas, baik mulai dari usia dini hingga dewasa. Kejurkab akan berlangsung selama 3 hari, mulai Jumat (29/9/2023) hingga Minggu (1/10/2023).

“Biasanya kita menggandeng sponsor Djarum, karena Djarum itu identik dengan rokok, dan ini adalah bagian dari kegiatan olahraga, maka tahun ini kita menggandeng perusahaan susu, yakni susu Milk Life. Sehingga kesan lebih sehat, juga kesan mendidik atau edukasi kepada anak anak untuk tidak merokok,” ujarnya.

Kejurkab itu digelar dengan memperebutkan hadiah berupa tropi, piala dan uang pembinaan dengan total nilai 10 juta. Piagam itu nantinya bisa berguna bagi anak-anak yang akan melanjutkan sekolah ke jenjang selanjutnya, karena ada point yang akan didapat dari hasil kejuaraan itu.

“Tahun ini untuk Kejurkab yang kedua ini pesertanya memang relatif sedikit menurun, karena semenjak pandemi covid 19, meskipun pandeminya sudah selesai, tapi efeknya belum selesai, banyak atlit atlit yang dulu rajin berlatih sekarang banyak atlit yang belum berlatih kembali,” ungkapnya.

Meski demikian, lanjutnya, secara potensi atlit, Kabupaten Purworejo sebenarnya sudah cukup lumayan bagus, Purworejo sempat memiliki atlit yang mampu berprestasi secara nasional.

“Tetapi memang kemudian dia tidak membela lagi klub-klub yang ada di Kabupaten Purworejo, karena bibit-bibit unggul kita yang kelihatan bagus itu dipantau oleh klub-klub besar, baik dari Jakarta, Surabaya, Solo, Bandung dan lain sebagainya, jadi yang memiliki bakat bagus langsung diikat oleh klub-klub besar itu, sehingga mereka sudah membawa klubnya masing- masing,” jelasnya.

Abdullah berharap dengan Kejurkab itu semakin masyarakatkan bulutangkis di Kabupaten Purworejo, selain itu banyak anak-anak yang mencintai hobi olahraga bulutangkis, sehingga lebih banyak lagi atlet-atlet berpotensi yang mampu berprestasi.

“Kemudian lagi yang tidak kalah penting adalah pemerintah daerah dapat melihat bahwa gedung yang digunakan untuk Kejurkab ini adalah gedung terbaik yang ada di Purworejo, yang dapat digunakan untuk pertandingan bulutangkis. Yang terbaik saja seperti ini, belum memadahi, artinya pemerintah daerah masih memiliki kewajiban untuk membangun Sarpras olahraga yang memenuhi standar olahraga tingkat nasional, agar kita nanti dengan sarana olahraga yang baik bisa menggelar event olahraga yang lebih besar lagi.

Kita belum bisa mengadakan event berskala nasional karena belum ada tempat yang memadahi. Sehingga kedepan diharapkan bisa memiliki tempat dulu, karena semakin banyak event, semakin banyak kejuaraan, semakin memompa semangat skill para atlit yang ujungnya adalah semakin menelurkan banyak atlet berprestasi,” harapnya.

Sementara itu, salah satu peserta, Izan Fatchan Gani Wardhana, yang masih duduk kelas 4 di SDIT AL- Madina Purworejo, mengaku senang bisa mengikuti Kejurkab itu. Ia mengaku dengan mengikuti klub Garuda Jaya telah ikut 3 kali kejuaraan, namun belum bisa memang.

“Belum pernah menang tapi untuk saat ini ada tekad untuk target juara,” katanya.(P24/Wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.