Pemilu 2024Politik

Tak Sejalan dengan DPP PPP, GPK Al Quds Purworejo Kebumen Nyatakan Tolak Ganjar sebagai Capres

80
×

Tak Sejalan dengan DPP PPP, GPK Al Quds Purworejo Kebumen Nyatakan Tolak Ganjar sebagai Capres

Sebarkan artikel ini
KH. Muhammad Luthfi Rochman
KH. Muhammad Luthfi Rochman

PURWOREJO, purworejo24.com – DPP PPP secara resmi telah mengumumkan dukungannya untuk Pilpres 2024. PPP memilih kader PDIP, Ganjar Pranowo, sebagai capres 2024. Pengumuman Ganjar capres PPP dilangsungkan di kompleks kediaman Plt Ketum PPP Muhammad Mardiono di Pakem, Sleman, Yogyakarta, Rabu (26/4/2023) siang.

Namun demikian, pilihan dukungan capres yang dilakukan oleh DPP PPP terhadap Ganjar Pranowo itu tidaklah sepenuhnya mendapat sikap persetujuan dukungan di internal PPP. Salah satu yang menolak dukungan DPP PPP terhadap Ganjar itu yakni Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) AL Quds Purworejo Kebumen.

Sekretaris GPK Al Quds, Gustanto Wibowo bersama Ketua Kyai Syaifurrahim dan Pembina GPK AL QUDS KH. Muhammad Luthfi Rochman (Gus Luthfi) dalam siaran persnya, pada Rabu (26/4/2023) sore mengatakan, menyikapi sikap resmi dukungan DPP PPP atas dukungan resmi terhadap capres dari PDIP yaitu Ganjar Pranowo, GPK AL Quds sebagai organisasi sayap pemuda tertua dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang berbasis massa di wilayah Kebumen dan Purworejo Jawa Tengah, secara tegas menolak dan menentang keputusan DPP PPP, karena bertentangan dengan prinsip PPP Partai Islam Ahlus Sunnah wal Jama’ah yang bertekad untuk terus menerus memperjuangkan Amar Ma’ruf Nahi Munkar sebagai pijakan para ulama istiqomah pendiri PPP.

“Saudara Ganjar Pranowo yang menjadi pilihan PPP terbukti banyak sekali melakukan pelanggaran syariat terhadap agama seperti suka dan bangga nonton video porno tanpa malu, selama 2 periode memimpin Jawa Tengah belum bisa menyejahterakan rakyat terutama para petani, dan terindikasi terlibat korupsi EKTP,” tulis Gus Lutfhi dalam siaran persnya.

Disampaikan, GPK AL Quds secara tegas menyatakan dukungannya kepada Calon Presiden Anies Rasyid Baswedan yang dipandang lebih pro terhadap kepentingan Umat Islam dan sesuai dengan aspirasi kalangan bawah para pemilih PPP dan terbukti berhasil memimpin Ibu Kota Jakarta meski hanya 1 periode.

“Kami cinta dan loyal kepada PPP tapi tidak kepada para pengurusnya yang menyimpang. Kami cinta kepada PPP Partai Islam Aswaja, tapi kami lebih cinta kepada rakyat Indonesia dan Umat Islam,” tegasnya.(P24/Wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.