PURWOREJO, purworejo24.com – Belasan warga binaan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Bogor dilatih budidaya tanaman anggur di Purworejo. Mereka akan dilatih budidaya anggur dari mulai pembibitan hingga panen.
Mereka didampingi oleh PT Beliver Karya Indonesia yang dipimpin oleh Direktur utama PT Beliver Karya Indonesia, Betania Eden Thenu. Sebanyak 13 orang warga binaan ini akan menjalani pelatihan di Desa Rejowinangun Kecamatan Kemiri Kabupaten Purworejo.
“Ada 13 orang di bawah naungan Bapas Bogor, mereka keluaran dari beberapa lapas yang ada di Bogor,” kata Betania pada Selasa 14 Maret 2023.
Para warga binaan ini dijadwalkan selama beberapa hari di Purworejo mulai Selasa-Kamis. Dalam pelatihan ini disediakan juga trainer dari petani desa setempat.
“Kita latih agar nantinya mereka dapat mandiri berwirausaha. Hal ini akan membuat mereka lebih bisa diterima di masyarakat,” kata Dia.
Pelatihan diharapkan para warga binaan ini mampu menyerap ilmu dan memanfaatkannya ditampung halaman masing-masing.
“Kita berusaha mencetak tenaga yang handal dalam berwirausaha supaya dapat menciptakan lapangan pekerjaan,” kata Betania.
Salah satu warga binaan yang ikut dalam pelatuhan ini adalah Erfan Maulana Salim, ia mengatakan baru pertama kalinya ikut pelatihan budidaya anggur di Purworejo. Ia mengaku senang bisa mengikuti progam pelatihan kewirausahaan ini.
“Ya senang bisa ikut belajar bersama para petani di sini,” kata Erfan saat ditemui usai kegiatan pada Selasa, 14 Maret 2023.
Erfan menyebut, progam ini sangat baik karena dapat memberikan ilmu baru terhadap warga binaan. Ia berharap bisa menerapkan ilmu yang ia dapatkan kelak saat ia sudah selesai menjalani rehabilitasi.
“Pengen jadi pengusaha besok,” kata Erfan.
Sementara itu Somad, salah satu trainer pelatihan mengatakan, para warga binaan ini akan diajari budidaya anggur dari pembibitan hingga panen. Untuk itu mereka juga memberikan pengetahuan terkait varietas mana saja yang bagus untuk dibudidayakan.
Somad menyebut, budidaya anggur ini sangat menjanjikan, dalam sekali panen ia mampu menghasilkan 110 kg buah anggur segar. Buah sebanyak itu hanya dihasilkan dari luas lahan sekitar 17 x 9 meter saja.
“Saya kira ini usaha yang bagus bagi warga binaan, selain masih jarang yang membudidayakannya, anggur juga lumayan mahal untuk harga jualnya, Di tingkat petani saja 1 kg kita jual Rp 100.000,” pungkas Somad (P24-bayu)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.








