Sah, STAI An-Nawawi Alih Status Jadi Institut Agama Islam An Nawawi (IAIAN)

oleh -
oleh
Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) An Nawawi Purworejo kini resmi berubah menjadi Institut Agama Islam An Nawawi (IAIAN) Purworejo.
Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) An Nawawi Purworejo kini resmi berubah menjadi Institut Agama Islam An Nawawi (IAIAN) Purworejo.

PURWOREJO, purworejo24.com – Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) An Nawawi Purworejo kini resmi berubah menjadi Institut Agama Islam An Nawawi (IAIAN) Purworejo. Peralihan status ini juga menjadikan IAI An-Nawawi sebagai institut pertama di Purworejo.

Perubahan status tersebut berdasarkan Keputusan Menteri Agama RI no 1501 tahun 2022 tentang Izin Perubahan Bentuk Sekolah Tinggi Agama Islam An Nawawi Purworejo menjadi Institut Agama Islam An Nawawi Purworejo tertanggal 31 Desember 2022.

Dr. Muhajir,S.H.I., M.Si., selaku Ketua Panitia Alih Status IAIAN mengatakan dengan keunggulan berbasis pesantren, IAIAN akan terus bertransformasi menciptakan mahasiswa yang berkarakter religius.

Saat ini pihaknya tengah menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung seperti penambahan pembangunan fisik, penataan di SDM dan penataan di bidang akademik.

“Kita lakukan pembenahan-pembenahan secara internal mulai dari penataan struktural di kampus, seperti sebutan jabatan ketua kini menjadi rektor dan perbaikan untuk masalah aturan Statuta,” ujar Muhajir saat ditemui di ruang kerjanya pada Kamis 19 Januari 2023.

Muhajir menambahkan, IAIAN Purworejo saat ini memiliki program sarjana untuk 7 Prodi dari 4 fakultas, yaitu Fakultas Syariah dengan Prodi Hukum Ekonomi Islam dan Hukum Keluarga Islam, Fakultas Tarbiyah dengan Prodi Manajemen Pendidikan Islam dan Pendidikan Bahasa Arab, Fakultas Ekonomi Islam dengan prodi Perbankan Syariah dan Manajemen Bisnis Syariah, serta Fakultas Dakwah Prodinya Kepenyiaran Islam .

Muhajir menyebut, pendidikan di IAIAN Purworejo berbasis pondok pesantren, yang harapannya dengan berbasis pesantren itu para mahasiswa yang kuliah di IAIAN Purworejo bisa mendalami pendidikan agama juga.

“Kita juga rencanakan untuk pengembangan ke depannya. Karena tidak tertutup kemungkinan lima tahun ke depan kita akan berubah menjadi universitas. Saat ini kita sudah menyiapkan calon-calon doktor serta pengembangan fisik untuk ke arah itu,” terang Muhajir, yang juga menjadi Kaprodi Hukum Ekonomi Syariah di IAIAN Purworejo ini.

Saat ini, jelas Muhajir, jumlah mahasiswa di IAIAN Purworejo mencapai 813 orang dari 7 Prodi dan 4 Fakultas. Dan ke depan, rencana ada pengembangan Prodi lagi.

Diakui olehnya, proses pengajuan perubahan bentuk dari STAI menjadi IAI memerlukan waktu lumayan lama, yang diawali dengan pembentukan Tim Alih Status di bulan Maret 2019. Setelah pengajuan proposal, ditindaklanjuti dengan visitasi lapangan oleh tim dari Kemenag.

Di Jateng sendiri, ada 3 perguruan tinggi yang juga mengajukan perubahan alih status ini. Setelah berhasil alih status ini, pihaknya 5 tahun ke depan akan mengupayakan peralihan status menjadi tingkat yang lebih tinggi lagi yakni Universitas.

“Dengan perubahan status ini, harapannya ada peningkatan di semua lininya. Dari dosen, sarana prasarana maupun penunjang kegiatan akademik. Untuk kegiatan Tri Darma perguruan tingginya harus kita tingkatkan di kalangan dosen,” pungkas Muhajir.(P24/Bayu)