PemerintahanSosial

Evaluasi dan Sharing, 13 PMI Kabupaten/Kota Gelar Rapat Koordinasi di Jatimalang

64
×

Evaluasi dan Sharing, 13 PMI Kabupaten/Kota Gelar Rapat Koordinasi di Jatimalang

Sebarkan artikel ini
Rapat Koordinasi PMI Bakorwil ll Eks Karesidenan Kedu dan Surakarta
Rapat Koordinasi PMI Bakorwil ll Eks Karesidenan Kedu dan Surakarta

PURWODADI, purworejo24.com – Bertempat di obyek wisata Pantai Dewaruci, Desa Jatimalang, Kecamatan Purwodadi, Purworejo-Jawa Tengah, PMI Kabupaten Purworejo berkesempatan menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi Bakorwil ll Eks Karesidenan Kedu dan Surakarta.

Rapat yang digelar pada Sabtu 4 Mei 2022 itu, diikuti oleh perwakilan PMI dari 13 Kabupaten/Kota Korwil II Jawa Tengah, yaitu Kedu Kabupaten Magelang, Kota Magelang, Wonosobo, Temanggung, Kebumen danPurworejo, lalu Solo Raya  yang meliputai Kota Surakarta, Wonogiri, Klaten, Boyolali, Karanganyar, Sragen dan Sukoharjo

Acara itu dihadiri oleh Kabid Diklat PMI Jareng, Drs Gunawan Permadi MA, Wakil Bupati Purworejo, Yuli Hastuti, Muspika Purwodadi, dan peserta dari 13 Kabupaten/Kota Korwil II yang terdiri atas pengurus, Kepala Markas, Kepala UDD, Staf Bidang SDM dan Relawan.

Suasana rapat menjadi semarak dengan penyuguhan tari Dolalak dan kuda lumping yang menjadi tarian khas Purworejo.

Kabid Diklat PMI Jateng, Drs Gunawan Permadi MA, dalam sambutanya mengatakan, Rapat Koordinasi itu dilaksanakan sebagai sarana evaluasi dan sharing dengan PMI sekitarnya.

“PMI Jawa Tengah memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para Pengurus, Pegawai dan Relawan atas peran dan sumbangsihnya dalam pelayanan kemanusiaan dalam menghadapi pendemi Covid-19 dan bencana alam.

Ketersediaan darah juga menjadi salah satu perhatian saat ini. Pemprov Jawa Tengah mengajak masyarakat untuk sukarela melakukan donor darah, dan membantu sesama yang membutuhkan transfusi darah.

Donor darah tidak hanya sebagai aksi kemanusiaan, tetapi juga baik untuk kesehatan diri sendiri, serta merupakan aksi kemanusiaan yang dilakukan secara sukarela, yang memiliki manfaat cukup besar bagi masyarakat,” katanya.

Menurutnya, tantangan saat ini adalah proses perijinan yang lebih detail dan memerlukan dukungan sumber daya, sesuai peraturan yang berlaku. Sehingga Pengurus PMI dan Unit Donor Darah harus berbenah dalam mengelola dan mengembangkan manajemennya.

“Mendonorkan darah adalah suatu tindakan solidaritas, Bergabunglah dan Selamatkan Nyawa, menjadi tema peringatan Hari Donor darah Internasional 14 Juni 2022,” lanjutnya.

Dikatakan, Bulan Dana adalah suatu gerakan yang dilaksanakan oleh PMI Kab/Kota melalui sebuah Panitia yang anggotanya terdiri dari berbagai unsur Pejabat Pemerintah dan Tokoh Masyarakat dengan tugas untuk mengumpulkan sejumlah dana untuk memenuhi kebutuhan berbagai aktivitas pada suatu periode tertentu.

PMI Jateng telah menerbitkan SK Petunjuk Pelaksanaan Bulan Dana PMI di Kabupaten-Kota, sebagai pedoman umum. Saat ini tengah diajukan
rekomendasi dari Gubernur Jateng untuk pelaksanaan Bulan Dana Tahun 2022.

“Dalam bekerja agar selalu memegang integritas dan berpedoman dengan Misi PMI yaitu memelihara reputasi organisasi PMI di tingkat nasional dan internasional, menjadi organisasi kemanusiaan terdepan yang memberikan layanan berkualitas kepada masyarakat sesuai dengan Prinsip-prinsip Dasar Gerakan Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah,

meningkatkan integritas dan kemandirian organisasi melalui kerjasama strategis yang berkesinambungan dengan pemerintah, swasta, mitra gerakan, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya di semua tingkatan PMI dengan mengutamakan keberpihakan kepada masyarakat yang memerlukan bantuan,” ujarnya.

Diungkapkan, Hari Palang Merah Internasional 2022 itu akan mengusung tema BeHumanKIND. Tema itu sebagai ajakan untuk meningkatkan rasa kemanusiaan terhadap sesama.

“Tidak peduli seberapa besar atau kecilnya tindakan kita, aktivitas kemanusiaan tentunya akan sangat bermanfaat bagi kehidupan masyarakat di muka bumi. Dalam bekerja dan mengemban amanah untuk selalu menjaga integritas dalam mengelola dana dari masyarakat dan harus senantiasa seiring sejalan dengan kebijakan pemerintah setempat, sehingga dapat mewujudkan Visi PMI yaitu Terwujudnya PMI Yang Profesional dan Berintegritas Serta Bergerak Bersama Masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Purworejo, yang juga sebagai wakil bupati Purworejo, Hj Yuli Hastuti SH, mengatakan,  penyelenggaraan rakorwil ini ditempatkan di Pantai Dewaruci yang bertempat di Kecamatan Purwodadi, dengan tujuan sekaligus mempromosikan daerah obyek wisata unggulan Kabupaten Purworejo, karena tidak jauh dari lokasi ini berdekatan dengan Bandara Yogyakarta Internasional Airport.

“Walaupun pelaksanaan di daerah obyek wisata bukan berarti mengurangi makna kegiatan ini, karena ini membahas masalah-masalah penting terkait ke-PMI-an, seperti tata kelola markas yaitu Job Disk Pengurus, Sertifikasi Personil PMI, Akreditasi Unit Transfusi Darah, serta sistem keuangan One Window,” katanya.

Menurutnya, perlu  disadari bahwa Palang Merah Indonesia dalam melaksanakan tugasnya dari waktu ke waktu senantiasa akan berupaya untuk meningkatkan kapasitas dan kinerja serta selalu menjunjung profesionalitas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, utamanya masyarakat yang paling rentan.

Selain itu di era global telah mempengaruhi perubahan di segala aspek kehidupan secara signifikan tak terkecuali bagi PMI.

“Dengan ditandai pesatnya perkembangan teknologi informasi, segalanya menjadi lebih cepat dapat diakses oleh public dan mengedepankan transparasi pelayanan. Sebagaimana kita ketahui bersama organisasi kemanusiaan Palang Merah Indonesia telah menorehkan perubahan- perubahan dalam menjalankan organisasi baik yang bersifat internal maupun eksternal,” jelasnya.

Dikatakan, Palang Merah Indonesia adalah salah satu aset bangsa dan negara yang perlu dijaga dan dikelola dengan cara professional, amanah, netral dan mandiri diantara bertumbuh kembangnya organisasi kemanusiaan lain,

PMI terus dituntut untuk berada digaris terdepan di bidang penanganan bencana, pengolahan darah, dan ikut serta dalam menangani tugas kemanusiaan lainnya.

“PMI harus tetap menjadi mitra strategis bagi pemerintah dan menjadi mitra yang saling bermanfaat bagi Lembaga lainnya,” pungkasnya.(P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.