Sedang Ndaut di Sawah, Warga Pituruh Tewas Tersambar Petir

oleh -
Seorang warga Pituruh tewas tersambar petir saat ndaut di sawah
Seorang warga Pituruh tewas tersambar petir saat ndaut di sawah

PURWOREJO, purworejo24.com – Kejadian duka dialami oleh seorang warga Pituruh, Ngadiman melihat temannya, Deni Iskandar yang tewas tersambar petir. Kejadian tersebut terjadi pada Selasa 26 April 2022 siang saat keduanya mencabuti bibit padi (Ndaut) di sawah.

<

Ngadiman bercerita, kurang Lebih pukul 14.00 WIB dirinya dan korban sedang mencabuti benih padi di persawahan yang berlokasi di selatan jalan Desa Tapen Kecamatan Pituruh, Kabupaten Purworejo untuk dipindahkan ke sawah yang lebih luas.

Setelah pukul 16.00 WIB tiba-tiba turun hujan disertai angin yang melanda Wilayah Kecamatan Pituruh.

“Cuaca hujan deras disertai angin dan sambaran kilat dan petir, kemudian dari jarak kurang lebih 7 meter sambaran petir yang tiba-tiba langsung mengenai tubuhnya (Deni),” kata Ngadiman setelah ikut mengevakuasi korban.

Kanit Reskrim Aipda Weko Priyanto dari Polsek Pituruh membenarkan kejadian tersebut, setelah mendapatkan informasi pihaknya langsung menuju lokasi rumah korban. Sesampainya di lokasi kejadian didapati jenazah korban sudah disemayamkan di rumah orang tua korban.

“Setelah tersambar petir tubuh korban langsung jatuh tertelungkup di sawah. Kemudian saudara Ngadiman yang berjarak 7 meter menolong korban yang sudah lemas dan tidak bergerak lagi untuk dibawa pulang ke rumahnya,” katanya.

Setelah korban sampai di rumah, langsung dilakukan pemeriksaan oleh Subarni selaku bidan desa. Dari hasil pemeriksaan didapati korban mengalami luka bakar (gosong) di bagian dada hingga perut, luka robek gosong di pelipis sebelah kiri dan mengeluarkan air mani pada kemaluannya.

“Tidak ada tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban, korban langsung diserahkan kepada keluarganya di Desa Tapen RT 02, RW 02, Kecamatan Pituruh, Kabupaten Purworejo,” katanya. (P24-bayu)

Tinggalkan Balasan