Bencana AlamSosial

Muhammadiyah Purworejo Respon Bencana Banjir sampai Pasca Bencana

27
×

Muhammadiyah Purworejo Respon Bencana Banjir sampai Pasca Bencana

Sebarkan artikel ini
Tim MDMC melakukan sedot sumur di sejumlah yang mengalami banjir
Tim MDMC melakukan sedot sumur di sejumlah yang mengalami banjir

BUTUH, purworejo24.com – Muhammadiyah Disaster Managemen Center (MDMC) bersama Lembaga Amil Zakat Infaq Shodaqah Muhammadiyah (LazisMu) Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, terus berlanjut merespon bencana banjir yang menimpa di sejumlah wilayah Kabupaten Purworejo.

Beberapa komponen Muhammadiyah Purworejo melalui MDMC, Lazismu, Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) dan Ortom Muhammadiyah melakukan kegiatan bantuan pasca banjir kepada warga terdampak.

Diantara kegiatan yang dilakukan adalah pengobatan gratis dan sedot sumur yang direncanakan dimulai pada tanggal 22 hingga 25 Maret 2022.

Selain itu juga dilakukan aksi pengobatan gratis di daerah Butuh. Antusiasme warga terlihat banyak mengikuti pengobatan gratis. Diantaranya di desa Bendungan sejumlah 80an warga, sedangkan di Desa Rowodadi dihadiri 83 warga dengan jumlah relawan medis 15 orang setiap harinya.

Widayat Ketua selaku MDMC Purworejo mengungkapkan bahwasanya telah merespon bencana banjir ini semenjak sepekan yang lalu yakni penanganan evakuasi, distribusi bantuan dan lainnya.

“Kami telah melangkah sejak sepekan lalu berlanjut hingga hari ini dengan program sedot sumur dilaksanakan di dusun Gebang, desa Wironatan,Kecamatan Butuh. Tiga puluhan relawan MDMC dikerahkan untuk program ini dengan hasil 28 sumur dengan penerima manfaat 112 orang. Antusiasme warga dusun Gebang dengan program pasca banjir ini disambut baik oleh warga.

Warga terdampak berharap agar program ini dapat terus berkelanjutan mengingat masih banyak sumur yang kotor pasca banjir. Direncanakan dilaksanakan selama 4 hari (22-25 Maret 2022)”, ungkap Widayat.

Disebutkan, beberapa desa di Kabupaten Purworejo yang terendam banjir akibat hujan lebat dari hari Senin siang tanggal 14 Maret hingga Selasa pagi tanggal 15 Maret 2022, sesuai informasi dari BPBD Kabupaten Purworejo banjir terjadi di desa Wingko Sanggrahan, Kecamatan Ngombol, Desa Wironatan, Kecamatan Butuh, Desa Dlangu, Kecamatan Butuh, Desa Tangkisan Kecamatan Bayan, dan Desa Krandegan, Kecamatan Bayan.

“Adapun langkah yang telah dilaksanakan Muhammadiyah Kabupaten Purworejo melalui MDMC melakukan respon cepat tanggap darurat, yakni pada hari Selasa pagi tanggal 15 Maret 2022 melakukan evakuasi warga yang terjebak banjir dan pendistribusian logistik berupa nasi bungkus dan obat-obatan ringan,di dusun Gebangrejo, Desa Wironatan Kecamatan Butuh dengan menggunakan perahu karet MDMC,” ujarnya.

Melalui hasil assesment relawan MDMC Purworejo, pada Rabu tanggal 16 Maret 2022 lalu, daerah Klepu dan Rowodadi, Kecamatan Butuh air belum surut sehingga relawan membantu evakuasi warga dengan menggunakan perahu karet. Bantuan logistik berupa nasi bungkus, obat-obaran ringan, pampers dan susu bayi, selimut untuk warga di pengungsian serta pakaian layak pakai dari Lazismu Purworejo dan beberapa donatur juga didistribusikan oleh MDMC.

“Pasca banjir mulai surut, dan warga mulai kembali ke rumah masing-masing ternyata masih ada beberapa kendala yang dialami warga diantaranya adalah masalah kesehatan dan kotornya air sumur akibat terendam banjir selama beberapa hari. Sehingga warga ada yang mengalami sakit ataupun sulit untuk mendapatkan air  bersih untuk konsumsi dan mandi,” jelasnya.

Camat Butuh, Ickbal Nugroho, menyampaikan terima kasih kepada MDMC yang telah membantu warga Gebang Wironatan juga memberi arahan supaya mengaktifkan relawan desa Wironatan yang pernah dibentuk oleh MDMC .

“Kepada pihak desa untuk mengalokasikan dana guna membeli peralatan seperti perahu untuk menanggulangi banjir,” kata Ickbal Nugroho.(P24/Wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.