PURWOREJO, purworejo24.com – Belasan remaja yang mengendarai sepeda motor diduga Klitih dan terlibat bentrok di Purworejo, Jawa Tengah. Mereka bahkan mengeroyok dan memukuli seorang siswa salah satu SMK di Purworejo hingga akhirnya diamankan polisi.
Kejadian tersebut berlangsung di perempatan Jalan Ahmad Yani (Depan Pos Polisi Baledono) Purworejo atau lebih dikenal dengan Posjis. Kejadian tersebut juga sempat membuat warga sekitar geger.. Belasan remaja tersebut akhirnya harus diamankan oleh pihak kepolisian setempat.
Iwan salah satu saksi mata menjelaskan, kronologis kejadian bermula saat rombongan remaja bermotor tersebut pulang dari Dieng Wonosobo. Saat sampai perempatan Pos Polisi Baledono, rombongan tersebut menabrak pengendara sepeda motor.
“Rombongan melaju kencang dan menabrak di sini. Lha yang ditabrak kan malah takut (dengan rombongan) lalu lari akhirnya ketangkap dan dibawa kembali ke sini lalu dipukuli. Lha terus saya pisah, lha ternyata yang mukuli itu yang salah Klitih tadi infonya,” katanya kepada Purworejo24.com usai kejadian pada Sabtu 29 Januari 2021.
Iwan menambahkan, para remaja tersebut awalnya mengaku orang Purworejo namun saat diselidiki lebih lanjut rombongan tersebut berasal dari Jogja. Pihaknya menambahkan dugaan rombongan tersebut berasal dari Jogja terlihat saat sepeda motor yang dikendarai mereka ber plat nomor AB.
“Dari arah Utara, rombongan banyak dan melaju kencang Plat AB, sempat mengaku orang Purworejo tapi di lokasi ada warga asli sini jadi tahu, ternyata orang Jogja daerah Kulonprogo atau mana itu,” katanya.
Rombongan remaja tersebut terlihat memukuli korban yang ditabraknya, oleh karena itu Iwan yang kebetulan lewat memisahkan perkelahian tersebut.
“Kan dipukulin sama kelompoknya mereka, kan (korban) dipegangin, tak suruh lepas,” katanya.
Sementara itu menurut versi salah satu guru SMK yang terlibat bentrok tersebut menjelaskan bahwa siswanya selesai menonton sepak bola dan sedang nongkrong di warung kopi didatangi serombongan remaja tersebut. Dua siswa yang didatangi tersebut ketakutan dan lari ke pom bensin Suronegaran dan salah satunya berhasil ditangkap dan di pukuli.
“Yang satu dibawa rombongan itu ke Posjis Baledono di sana dipukuli kemudian diselamatkan oleh warga dan oleh TNI diselamatkan di rumahnya, rombongan sepuluh lebih,” katanya.
Akibat kejadian tersebut belasan remaja tersebut diamankan aparat kepolisian dan sampai saat ini masih menjalani pemeriksaan di Polsek Kota Purworejo. (P24-bayu)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.








