Begini Kronologis Balita Meninggal Dunia Tenggelam di Kolam Renang Arta Tirta Purworejo

oleh -
Kolam Renang Arta Tirta Purworejo
Kolam Renang Arta Tirta Purworejo

PURWOREJO, purworejo24.com – Seorang balita berumur 5 tahun 3 bulan meninggal dunia setelah tenggelam di kolam renang “Arta Tirta” Purworejo yang beralamat di Jln. Magelang Gamblok Kelurahan Baledono, Purworejo, Jawa Tengah. Salah satu siswi TK di Kecamatan Kemiri ini diduga terpeleset saat berkunjung di tempat wisata tersebut.

<

Kasi Humas Polres Purworejo, Iptu Madrim Suryantoro menjelaskan kejadian bermula pada hari Rabu 26 Januari 2022, saat serombongan TK dari kecamatan Kemiri berkunjung ke lokasi wisata pada pukul 14.00 WIB. Tak berselang lama pada pukul 14.45 WIB korban berinisial ANS ini telah ditemukan mengambang di kolam renang.

“Jumlah (rombongan) kurang lebih 28 Siswa beserta dengan wali murid dan guru pengampu,” katanya kepada purworejo24.com pada Kamis 27 Januari 2022.

Sebelum kejadian lanjutnya, saat itu dari pihak pengawas kolam renang sudah memberikan peringatan kepada rombongan pengunjung. Peringatan diberikan untuk tidak masuk ke kolam yang dalam karena berbahaya untuk anak kecil.

“Selain itu pihak pengawas kolam renang juga mengingatkan agar orang tua untuk mengawasi putra-putrinya yang sedang berenang,” katanya.

Namun sekitar Pukul 14.45 WIB saat salah seorang pegawai kolam berkeliling melakukan pengawasan di kolam renang, ia melihat ada seorang anak mengapung di kolam dengan kedalaman 1,2 meter. Setelah ditemukannya korban pengunjung kolam renang yang lain langsung membantu membawa (menaikkan) anak tersebut ke tepi kolam (daratan).

“Selanjutnya anak tersebut langsung diberikan pertolongan pertama,” katanya.

Mengetahui hal tersebut orang tua (ibu) dari anak tersebut bersama dengan pihak pendamping sekolah langsung membawa anak tersebut ke Rumah Sakit Islam Purworejo.  Sesampainya di rumah sakit anak tersebut langsung diberikan pertolongan pertama oleh team medis, namun tetap tidak bisa diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia.

“Dari hasil keterangan tim medis Rumah Sakit Islam Purworejo ANS meninggal karena (kekurangan napas) ketika cairan menghalangi kemampuan paru-paru untuk menyerap oksigen dari udara hingga menyebabkan Asfiksia. Penyebab utama kematian adalah Hipoksia dan Asidosis yang mengakibatkan henti jantung,” katanya. (P24-bayu)

Tinggalkan Balasan