HukumSosial

Anak Hilang Ditemukan di Gunung Kawi Jawa Timur, Ayah Akui Prank

168
×

Anak Hilang Ditemukan di Gunung Kawi Jawa Timur, Ayah Akui Prank

Sebarkan artikel ini
Dita, bersama kedua orangtuanya
Dita, bersama kedua orangtuanya

PURWOREJO, purworejo24.com – Berita hilangnya Anindita Aulia Hafiizah, siswi SDN Pangenjurutengah 2, Purworejo Jawa Tengah yang menggegerkan masyarakat akhirnya menemui titik terang. Setelah dilakukan oleh pemeriksaan oleh polisi ternyata hilangnya anak tersebut hanyalah “Prank” atau sandiwara (karangan) yang dibuat oleh ayahnya sendiri.

Dita, bocah umur 10 tahun tersebut ternyata tidak sampai ke Jawa Timur seperti yang diinformasikan sebelumnya, melainkan dibawa pergi oleh ayahnya, Joko Wibowo pergi jalan-jalan ke luar kota di Jawa Tengah yaitu Grobogan, Wonogiri hingga ke Yogyakarta.

Pengakuan tersebut disampaikan Joko Wibowo usai menjalani pemeriksaan di Mapolsek kota Purworejo, Kamis 13 Januari 2022.

“Iya Prank istri saya, nginepnya di pinggiran atau digubug gak tentu,” katanya kepada Purworejo24.

Baca juga: Banyak Kejanggalan, Polisi Periksa Orang Tua Anak Hilang di Mapolsek

Saat istrinya bingung mencari anaknya pada Selasa malam, Joko meninggalkan rumah dan berpura-pura akan mencari anaknya. Rabu pagi, Joko menelepon istrinya dan berbohong dengan membuat narasi anaknya berhasil ditemukan di Gunung Kawi Jawa Timur.

Joko juga sempat menelepon keluarganya dari sebuah gubug di wilayah Kabupaten Purworejo namun mengaku tempat tersebut berada di Gunung Kawi. Ia juga sempat mengirimkan foto anaknya dan mengaku telah menemukan anaknya, pdahal foto tersebut diambil di sebuah tempat makan di Jogja. Untuk lebih meyakinkan istrinya, Joko juga menghubungkan anak dan istrinya melalui video call.

“(Menginap) di gubug daerah Purworejo, kalau makan di Jogja dengan sepeda motor,” katanya.

Baca juga: Dua Hari Dilaporkan Hilang, Dini Hari Anak ini Pulang Bersama Ayahnya

Dengan kejadian tersebut akhirnya Joko memberikan klarifikasi serta meminta maaf kepada masyarakat yang sempat gaduh atas kabar hilangnya anaknya tersebut.

“Kepada warga Purworejo, khususnya warga Pangenjurutengah bahwa berita atas nama Anindita Aulia Hafiizah tidak benar. Bahwa sebetulnya anak tersebut saya bawa tanpa berpamitan sama ibunya,” katanya.

Sementara itu Kapolsek Kota Purworejo menjelaskan meskipun tidak adanya laporan kehilangan namun dengan ramainya pemberitaan pihaknya tetap menerjunkan seluruh anggotanya untuk mencari anak tersebut. Pihaknya berharap kejadian tersebut tidak diulangi karena dapat membuat gaduh masyarakat.

“Pada intinya anak ini tidak hilang tapi dibawa oleh bapaknya, semua (anggota) terjun di lapangan mencari. Saya harap hal ini jangan terulang kembali,” katanya. (P24-bayu)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.