Kembangkan Produksi Gula Jawa dan Wisata, JAVA Dhis Gelar Sekolah Alam Gula Jawa

oleh -
Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMP) meluncukan sekolah gula jawa
Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMP) meluncukan sekolah gula jawa

KALIGESING, purworejo24.com – Desa Jatirejo merupakan salah satu desa di Kecamatan Kaligesing yang terkenal sebagai sentra produksi Gula Jawa di Kabupaten Purworejo. Potensi sebagai sumber produksi gula jawa terlihat dari sebagian besar masyarakat nya yang memproduksi gula Jawa secara mandiri dan tradisional.

<

Hal tersebut menarik perhatian Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMP) sehingga membentuk tim Java Gendhis (JavaDhis) untuk mengembangkan dan memberikan edukasi terkait gula jawa kepada masyarakat Desa Jatirejo. JavaDhis menggelar sekolah Gula Jawa mulai dari 29-30 November 2021 di balai desa Jatirejo.

Rektor Universitas Muhammadiyah Purworejo, Dr. Rofiq Nurhadi, M.Ag, menjelaskan kegiatan tersebut dilaksanakan dengan pembiayaan dari Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Tim Javadhis UMP merupakan mahasiswa yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Purworejo (UKM Sainstek UMP) dengan bermitra dengan Rumah Mangrove.

“Kita merasa punya kepentingan untuk memotivasi seluruh civitas akademika untuk ikut serta di dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat ini,” katanya kepada Purworejo 24.com usai kegiatan pada Selasa (30/11/2021).

Rofiq menambahkan masyarakat yang sejahtera dan maju merupakan bagian dari indikator ketercapaian progam perguruan tinggi. Untuk itu pihaknya serius dalam mendampingi Masyarakat untuk mengembangkan gula Jawa yang di produksi Desa Jatirejo.

“Sekolah Gula Jawa ini lebih ditekankan pada edukasi dan pemberdayaan masyarakat selain itu juga untuk destinasi eduwisata,” katanya.

Untuk diketahui mayoritas masyarakat di Desa Jatirejo berpenghasilan sebagai penderes nira kelapa sebagai bahan baku untuk membuat gula Jawa. Ada sekitar 500 KK yang memproduksi gula jJawa asli desa tersebut. Untuk pemasaran produk,sudah terjalin kerjasama dengan PT Intra Food yang siap menampung gula Jawa hasil produksi yang mencapai 3 ton per bulannya.

Sementara itu Camat Kaligesing Hariyono S.Sos M.M., berharap Desa Jatirejo menjadi pilot project yang dapat menjadi contoh bagi desa lain sebagai penghasil gula Jawa di kabupaten Purworejo. Desa Jatirejo dan desa – desa lainnya di perbukitan Menoreh seperti Donorejo, Pandanrejo, Tlogoguwo, Tawangsari dan Ngadirejo bisa bersinergi mengembangkan produknya dan wisata yang ada.

“Harapan kami juga akan berdampak pada wisatanya saya yakin Kaligesing ini sebuah potensi yang luar biasa cuma kurang sarana peningkatan transportasi jalannya,” tandasnya. (P24-bayu)