BAGELEN, purworejo24.com – Kepala Desa Somorejo, Kecamatan Bagelen, Purworejo, Jawa Tengah, membagikan secara door to door atau secara langsung Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) ke warga penerima dampak pandemi virus Corona atau Covid-19.
Pembagian BLT DD dilakukan secara door to door oleh Kades bersama BPD dan sejumlah perangkat desa lain ke setiap rumah warga penerima bantuan yang tidak hadir atau berhalangan ke lokasi pembagian, yaitu di balai desa Somorejo. Pembagian door to door itupun juga dilakukan dengan menerapkan protokoler kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19.
Kepala Desa Somorejo, Supangat bersama perangkat desa, Dwi Susanto, saat ditemui di kantornya pada Rabu (22/7/2020), mengatakan, kegiatan ini merupakan agenda pembagian BLT DD yang ketiga kalinya. BLT DD itu diberikan sebagai alokasi bantuan untuk bulan Juni dan menjadi bantuan langsung tunai terakhir untuk warga dengan besaran bantuan senilai 600 ribu.
“Data penerima BLT DD di Desa Somorejo sejak pertama hingga yang ketiga kalinya ini ada sebanyak 49 keluarga penerima. Pembagian dilakukan secara langsung di balai desa Somorejo, namun ada beberapa warga yang berhalangan hadir karena sakit dan lainya, maka setiap usai pembagian di balai desa, kami langsung mendatangi rumah warga penerima,” ungkapnya.
Ditegaskan, bahwa pembagian BLT DD dari rumah ke rumah tersebut dilakukan juga untuk mengetahui secara langsung kondisi warga di tengah pandemi Covid-19. Selain itu juga untuk memastikan pembagian BLT DD tepat sasaran yakni pada warga yang membutuhkan.
“Kami berharap warga yang telah menerima BLT DD agar dimanfaatkan, digunakan tepat sasaran untuk sesuatu kebutuhan. Pasalnya, dana ini dikeluarkan pemerintah untuk membantu masyarakat di tengah wabah yang telah merebak ini,” ujarnya.
Terkait bantuan BLT DD, apakah akan dilanjutkan atau tidak, pihaknya mengaku masih akan melakukan musyawarah di tingkat Pemdes.
“Ada program BLT DD lanjutan, yang besarannya tidak lagi 600 ribu, namun hanya sekitar 300an ribu, akan tetapi itu masih akan di musyawarahkan karena kemungkinan akan ada perubahan data warga penerima kedepanya,” pungkasnya.(P24-Drt)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.








