PURWOREJO, purworejo24.com – Pemerintah Kabupaten Purworejo Jawa Tengah melakukan penggantian nama sejumlah ruas jalan. Pertimbangan penggantian nama jalan karena nama-nama yang digunakan merupakan tokoh-tokoh dari Kabupaten Purworejo.
Hal tersebut disampaikan Kabag Humas Setda Purworejo, Rita Purnama, Sabtu (10/1/2020) kepada purworejo24.com.
“Ada tiga ruas jalan yang dilakukan perubahan nama yaitu Jalan dr Setia Budi ruas depan pendopo sepanjang sisi utara alun-alun Purworejo, menjadi Jalan RAA Tjokronegoro. Dasar hukumnya dengan SK Bupati Purworejo Nomor 160.18/737/2019 tanggal 31 Desember 2019 tentang Penetapan Nama RAA Tjokronegoro Sebagai Nama Jalan di Kabupaten Purworejo,” ungkap
Dikatakan, SK Bupati Nomor 160.18/723/2019 tanggal 26 Desember 2019 tentang Penetapan Nama Ruas Jalan di Wilayah Kabupaten Purworejo, merupakan dasar hukum perubahan Jalan RAA Tjokronegoro menjadi Jalan R. Ng. Prawironegoro. Ruas jalan tersebut berada di Simpang Tiga Jalan DI Panjaitan Mranti sampai dengan Makam Bulus.
“Pertimbangan nama R. Ng. Prawironegoro karena beliau merupakan adik kandung dari RAA Tjokronegoro. Beliau adalah Wedono Bragolan yang memimpin pembuatan Bedug Pendowo di Masjid Agung,” katanya.
Selain itu, lanjutnya, ada juga perubahan Jalan K.H. Wahid Hasyim menjadi Jalan Prof. Dr. N. Driyarkara. Ruas jalan tersebut berada di simpang empat Jalan K.H. Wahid Hasyim depan gereja Santa Maria sampai dengan Simpang Empat Jalan Pemuda.
“Prof. Dr. N Driyarkara merupakan ahli filsafat Indonesia, pendidik dan tokoh agama yang berasal dari Desa Kedunggubah Kecamatan Kaligesing. Dasar hukumnya adalah SK Bupati Purworejo Nomor 160.18/7/2020 tanggal 9 Januari 2020 tentang Penetapan Nama Prof. Dr. N. Driyarkara Sebagai Nama Jalan di Kabupaten Purworejo,” tambahnya.
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.








