Olah RagaPemerintahanPendidikanPolitik

Ketidakpastian Gala Desa Tuai Kekecewaan Atlet dan Panitia

248
×

Ketidakpastian Gala Desa Tuai Kekecewaan Atlet dan Panitia

Sebarkan artikel ini
Atlet berlatih (Ilustrasi)
Atlet berlatih (Ilustrasi)

PURWOREJO, purworejo24.com – Beberapa pemain dan official kecewa terhadap kegiatan Gala Desa tahun 2019 di Purworejo. Hal itu lantaran Gala Desa yang sempat dilaksanakan beberapa waktu lalu, diberhentikan untuk waktu yang tidak ditentukan oleh panitia penyelenggara. Ketidakpastian jadwal Gala Desa ini juga membingungkan para peserta dan panitia tingkat kecamatan.

Yuwantoro, asisten pelatih sekaligus panitia kecamatan yang membidangi sepak bola di Kecamatan Kemiri mengungkapkan kekecewaannya, saat ditemui  purworejo24.com di rumahnya. Pihaknya mengaku kecewa setelah mendengar ada beberapa cabang yang belum berjalan pada gelaran Gala Desa ini.

“Kami terus terang merasa kecewa, kami berjuang mempersiapkan tim karena ingin memberikan yang terbaik untuk Kemiri, tapi diakhir penyelengaraan ternyata kami mendengar ada beberapa cabang yang belum jadi di gelar di karenakan anggaran,” ucapnya kepada purworejo24.com.

Atlet lari giat berlatih (Ilustrasi)

Pihaknya mengaku sebagai panitia lapangan belum mendapatkan pengumuman resmi dari Pemerintah Daerah terkait dihentikannya gelaran Gala Desa ini. Pihaknya hanya mendengar dari media yang telah beredar bahwa Gala Desa diundur sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

“Karena saya juga menjadi panitia Cabor Sepak Bola, sampai saat ini belum pernah mendapatkan informasi resmi terkait penundaan gala desa ini, apa yang menjadi alasan resmi terhenti, kami yang di lapangan belum mendapat informasi resmi,” ucapnya.

Ia berharap agar Gala Desa ini segera dilaksanakan agar bisa menjadi sarana kompetisi para atlet, Terlebih dari informasi yang ia dapat, rencananya gelaran Gala Desa ini akan ditutup oleh Kemenpora dan Gala Desa tahun ini akan menjadi Gala Desa terakhir.

“Harapan kami Gala Desa ini tetap di lanjutkan untuk Cabor yang digelar dan acara penutupan yang rencananya akan di hadiri dari kemenpora tetap di laksanakan, sebagai wadah bagi kami untuk bersosialisasi dengan dinas-dinas terkait, apalagi katanya ini Ggala Desa Terakhir,” jelasnya.

Menurutnya Tim Sepak Bola Kecamatan Kemiri untuk persiapan gala desa ini sudah sejak sebulan sebelum digelarnya acara sudah berlatih agar penampilan di lapangan memuaskan. Namun sampai saat ini hadiah untuk cabor sepak bola belum bisa diberikan.

Salah satu peserta Gala Desa cabang atletik yaitu lari 10 K, yang tidak mau disebutkan namanya mengaku, akibat ketidakjelasan kegiatan ini, pihaknya harus terus latihan untuk mempersiapkan fisiknya. Pihaknya mengaku kelelahan untuk latihan lari setiap harinya karena waktu yang belum pasti.

“Nunggu pemberitahuan dari Menpora mas, Nggih sayah latiahane (iya capek latihannya),” ucapnya kepada purworejo24.com saat ditemui di rumahnya di Kecamatan Banyuurip.

Ia menambahkan karena belum jelasnya jadwal maka ia harus melakukan latihan lari berkilo-kilo meter dari rumahnya.

“Belum tahu mas, panitia belum ada kejelasan dari menpora dan dinas katanya, kalau latihan biasanya ke Alun-alun kadang muter 4 desa mas,” ucapnya

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Sukmo Widi mengungkapkan bahwa gala desa ini ditunda juga untuk kebaikan bersama.

“Iya betul, prinsip kehati-hatian saja Gala Desa kita tunda, nanti mereka lebih kecewa lagi kalau ternyata anggaran dari Kemenpora tidak turun,” ucapnya (P24-Byu)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.