PURWOREJO, purworejo24.com – Kontingen Kabupaten Purworejo menorehkan prestasi dalam ajang Jambore Pemuda 2026 yang berlangsung pada 19–22 Oktober 2026. Dari delapan bidang lomba yang diikuti, perwakilan Purworejo berhasil meraih prestasi pada dua kategori, yakni Solo Vokal dan Jajanan Khas Daerah.
Dua peserta yang mengharumkan nama Purworejo tersebut adalah Muhammad Arkaan Zaidan Tofani pada kategori Solo Vokal dan Oktario Bagas Kurniawan pada kategori Jajanan Khas Daerah.
Capaian ini menjadi bukti potensi generasi muda Purworejo dalam mengembangkan bakat, kreativitas, dan kemampuan berkompetisi. Keikutsertaan dalam delapan bidang lomba juga menunjukkan semangat kontingen untuk membawa potensi daerah ke ajang yang lebih luas.
Kepala Bidang Kepemudaan dan Kepramukaan Kabupaten Purworejo, Eny Widiarti, menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya kepada seluruh anggota kontingen yang telah berjuang membawa nama daerah.
Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil kerja keras, kedisiplinan, kreativitas, dan dedikasi peserta selama mengikuti rangkaian kegiatan dan perlombaan.
“Kemenangan ini membuktikan bahwa pemuda daerah kita memiliki daya saing yang luar biasa di tingkat yang lebih tinggi. Terima kasih telah berjuang dengan segenap kemampuan dan mengharumkan nama Kabupaten Purworejo,” ungkap Eny.
Ia menegaskan, Jambore Pemuda tidak semata-mata menjadi ajang untuk memperebutkan kemenangan. Kegiatan tersebut juga merupakan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi, mengasah kreativitas, memperluas wawasan, serta membangun semangat kebersamaan.
Eny menilai kreativitas, inovasi, dan ketangguhan peserta menjadi bagian penting dari keberhasilan penyelenggaraan kegiatan kepemudaan. Karena itu, seluruh peserta diharapkan dapat mengambil pelajaran dan pengalaman berharga, terlepas dari hasil yang diperoleh.
“Kemenangan ini adalah awal, bukan akhir. Tetaplah rendah hati dan jadikan pencapaian ini sebagai bahan bakar untuk terus belajar, berkembang, serta menginspirasi pemuda-pemuda lain di lingkungan Purworejo,” pesannya kepada peserta yang meraih prestasi.
Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Purworejo, Bangun Erlangga Ibrahim, turut menyampaikan ucapan selamat kepada peserta yang berhasil meraih prestasi.
Ia mengapresiasi perjuangan seluruh kontingen yang mengikuti delapan bidang lomba dengan penuh semangat. Menurutnya, partisipasi tersebut merupakan bentuk keberanian pemuda untuk menunjukkan kemampuan sekaligus membawa nama Kabupaten Purworejo di ajang Jambore Pemuda.
Bangun juga memberikan motivasi kepada peserta yang belum berhasil meraih kemenangan agar tidak berkecil hati. Pengalaman selama mengikuti kompetisi diharapkan menjadi bekal untuk meningkatkan kemampuan, memperluas wawasan, dan mempersiapkan diri menghadapi kesempatan berikutnya.
“Bagi yang belum berhasil, tidak apa-apa. Tetap semangat, terus belajar dan berlatih. Semoga pada kesempatan berikutnya ada peluang untuk meraih prestasi yang lebih baik,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan kegiatan kepemudaan tidak hanya diukur dari jumlah kemenangan yang diraih, tetapi juga dari kontribusi dan manfaat yang diberikan generasi muda kepada lingkungan sekitarnya.
“Bagi yang belum menang, ingat selalu bahwa esensi sejati dari lomba pemuda ini adalah kemanfaatan yang terus mengalir di masyarakat. Semangat selalu dan majulah terus pemudaku,” pesannya.
Prestasi pada kategori Solo Vokal dan Jajanan Khas Daerah diharapkan menjadi pemantik semangat bagi pemuda Purworejo lainnya untuk terus mengembangkan bakat, meningkatkan kreativitas, serta berani tampil dan berkompetisi.
Melalui kegiatan seperti Jambore Pemuda, pembinaan generasi muda diharapkan tidak berhenti pada pencapaian prestasi semata, tetapi juga mampu melahirkan pemuda yang inovatif, berkarakter, mandiri, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat serta pembangunan Kabupaten Purworejo.
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.









