Sosial

BAZNAS Purworejo Salurkan 72 Jamban Sehat dan Tiga Bantuan RTLH untuk Warga Mranti-Lugosobo

2
×

BAZNAS Purworejo Salurkan 72 Jamban Sehat dan Tiga Bantuan RTLH untuk Warga Mranti-Lugosobo

Sebarkan artikel ini
Saat kegiatan
Saat kegiatan

PURWOREJO, purworejo24.com – Upaya meningkatkan kualitas kesehatan dan kelayakan hunian masyarakat terus dilakukan melalui kolaborasi berbagai pihak. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Purworejo menyalurkan bantuan 72 jamban sehat dan tiga unit bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi warga Kelurahan Mranti dan Kelurahan Lugosobo.

Bantuan yang bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Purworejo Yuli Hastuti, S.H., didampingi Ketua BAZNAS Kabupaten Purworejo Fatkhurohman, di Aula Kelurahan Mranti, Rabu (16/9/2026).

Turut hadir Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Ahmad Jainudin, Camat Purworejo Kusairi, Lurah Mranti Hariyono, serta Lurah Lugosobo Ferry Setiawan.

Bantuan tersebut menyasar masyarakat yang membutuhkan atau mustahik, terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar berupa sanitasi yang sehat dan tempat tinggal yang layak.

Bupati Yuli Hastuti menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kabupaten Purworejo atas kepedulian dan kontribusinya dalam membantu masyarakat.

Menurutnya, dukungan lembaga pengelola zakat menjadi bagian penting dari upaya bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan perhatian.

Kepada para penerima, manfaatkan bantuan ini sebaik-baiknya sesuai peruntukannya. Semoga dapat membantu mewujudkan rumah yang lebih layak, sehat, dan nyaman bagi keluarga,” pesannya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Purworejo akan terus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui kerja sama dengan lembaga, organisasi, maupun berbagai unsur masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap persoalan sosial.

Bupati juga berharap program serupa dapat terus memberikan manfaat sekaligus menumbuhkan semangat kepedulian di lingkungan masyarakat.

Semoga bantuan ini membawa keberkahan, meningkatkan kualitas hidup keluarga penerima, dan menjadi amal kebaikan bagi semua pihak yang terlibat,” ungkapnya.

Sementara itu, Lurah Mranti Hariyono menjelaskan bahwa bantuan jamban sehat dari BAZNAS merupakan bantuan stimulan. Artinya, bantuan tersebut menjadi dukungan awal bagi masyarakat untuk memperbaiki sarana sanitasi, bukan untuk memenuhi seluruh kebutuhan pembangunan.

Menurutnya, keberadaan bantuan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat melanjutkan perbaikan secara mandiri sekaligus membangun kebiasaan hidup yang lebih sehat.

Bantuan ini bukan bantuan yang bersifat memenuhi 100 persen kebutuhannya, namun bersifat stimulan. Harapan kami, setelah adanya ini, akan ada perubahan perilaku yang lebih baik lagi, khususnya di sektor kesehatan warga masyarakat Mranti pada khususnya,” kata Hariyono.

Ia berharap bantuan tersebut tidak hanya menghadirkan fasilitas sanitasi yang lebih baik, tetapi juga meningkatkan kesadaran warga mengenai pentingnya menjaga kesehatan lingkungan.

Penyaluran bantuan jamban sehat dan RTLH ini menunjukkan pemanfaatan dana ZIS untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Penyediaan jamban sehat berkaitan dengan upaya meningkatkan kualitas sanitasi lingkungan, sedangkan bantuan RTLH diarahkan untuk mendukung perbaikan kondisi tempat tinggal warga.

Melalui program tersebut, BAZNAS Kabupaten Purworejo bersama pemerintah daerah berupaya memperkuat kepedulian sosial sekaligus membantu masyarakat meningkatkan kualitas hidup.

Dukungan yang diberikan diharapkan menjadi awal bagi penerima manfaat untuk memiliki lingkungan tempat tinggal yang lebih sehat, aman, dan nyaman bagi keluarga.


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.