BRUNO, purworejo24.com – Pembangunan jalan melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0708/Purworejo di Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, menghadirkan pemandangan yang menarik.
Di tengah aktivitas personel Satgas TMMD dan warga yang mengerjakan pengecoran jalan rabat beton, sejumlah emak-emak Desa Watuduwur turut turun tangan. Mereka rela meninggalkan sejenak kesibukan rumah tangga untuk ikut bergotong royong membangun akses jalan yang nantinya digunakan bersama.
Selasa (4/8/2026), para ibu terlihat berbaur dengan personel Satgas TMMD. Dengan penuh semangat, mereka mengambil peran sesuai kemampuan, mulai dari mengisi ember dengan material, melangsir adukan, hingga membawa ember berisi adukan menuju titik pengecoran.
Tidak ada rasa canggung. Para ibu bekerja bersama warga dan anggota TNI dalam suasana penuh keakraban. Pekerjaan yang cukup menguras tenaga terasa lebih ringan karena dilakukan secara bersama-sama.
Keterlibatan emak-emak tersebut menjadi gambaran bahwa gotong royong tidak mengenal gender maupun latar belakang. Ketika pembangunan menyangkut kepentingan bersama, seluruh masyarakat dapat mengambil bagian sesuai kemampuan masing-masing.
Salah seorang warga Desa Watuduwur, Suryati, mengaku senang dapat ikut berkontribusi dalam pembangunan jalan di desanya.
“Kami ikut bekerja karena ini untuk kepentingan bersama. Jalan ini nantinya akan dinikmati seluruh warga, jadi kami ingin memberikan tenaga semampu kami. Semoga pekerjaan cepat selesai dan hasilnya membawa manfaat bagi masyarakat,” ujar Suryati.
Bagi Suryati dan warga lainnya, keterlibatan dalam pembangunan bukan sekadar membantu pekerjaan Satgas TMMD. Ada rasa memiliki terhadap jalan yang sedang dibangun karena fasilitas tersebut nantinya akan digunakan untuk mendukung aktivitas masyarakat sehari-hari.
Partisipasi warga juga menjadi energi tambahan bagi personel Satgas TMMD dalam menyelesaikan sasaran fisik. Semakin banyak masyarakat yang terlibat, semakin kuat pula rasa kebersamaan dan kepedulian terhadap pembangunan desa.
Dansatgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0708/Purworejo, Letkol Inf Ketut Hendra Budihardja, mengapresiasi partisipasi masyarakat, khususnya para ibu yang turut membantu pengerjaan jalan.
Menurutnya, kehadiran emak-emak di lokasi TMMD menjadi bukti bahwa budaya gotong royong masih tumbuh kuat di tengah masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi semangat masyarakat. Keterlibatan para ibu menunjukkan bahwa pembangunan ini benar-benar menjadi kepedulian bersama. Semangat seperti inilah yang menjadi kekuatan dalam pelaksanaan TMMD,” ujarnya.
Ia menambahkan, sinergi antara TNI dan masyarakat bukan hanya membantu mempercepat penyelesaian sasaran fisik, tetapi juga mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Melalui TMMD, pembangunan infrastruktur sekaligus menjadi ruang untuk menghidupkan kembali nilai kebersamaan. Jalan yang dibangun memang akan menjadi sarana mobilitas warga, tetapi proses pembangunannya meninggalkan cerita tentang kepedulian dan gotong royong.
Dari ember-ember adukan yang diangkat para emak-emak hingga kerja keras Satgas dan warga, Watuduwur menunjukkan bahwa membangun desa adalah pekerjaan bersama.
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.









