PURWOREJO, purworejo24.com – RSUD R.A.A. Tjokronegoro Purworejo terus melakukan penyesuaian layanan guna meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengubah sejumlah ruang perawatan VIP dan VVIP menjadi ruang perawatan Kelas 1 dan Kelas 3, sehingga kapasitas tempat tidur bagi pasien, khususnya peserta BPJS Kesehatan, semakin bertambah.
Direktur RSUD R.A.A. Tjokronegoro Purworejo, dr. Nunik Sulistyaningsih, M.Sc., menjelaskan bahwa rumah sakit tersebut sebelumnya memiliki 106 tempat tidur. Setelah dilakukan penataan ruang, jumlahnya meningkat menjadi 108 tempat tidur.
Menurutnya, tingkat hunian ruang VIP di Paviliun lantai 3 masih relatif rendah. Oleh karena itu, pihak rumah sakit mengalihfungsikan tujuh tempat tidur VIP menjadi Kelas 1. Selain itu, satu ruang VVIP di bangsal anak diubah menjadi empat tempat tidur Kelas 3, sehingga total penambahan kapasitas efektif mencapai dua tempat tidur.
“Perubahan ini dilakukan agar pemanfaatan ruang menjadi lebih optimal dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat akan ruang perawatan BPJS,” ujar dr. Nunik, Kamis (30/7/2026).
Ia menambahkan, kebijakan tersebut pada dasarnya sudah mulai diterapkan dan tinggal menunggu persetujuan administrasi dari BPJS Kesehatan agar dapat berjalan sepenuhnya.
Meski status ruang berubah menjadi Kelas 1, fasilitas yang diberikan tetap nyaman dan representatif. Ruangan memiliki ukuran yang luas serta dilengkapi sofa bed bagi pendamping pasien. Sementara fasilitas tambahan seperti televisi, kulkas, dan dispenser tetap tersedia pada ruang VIP.
Adapun ruang Kelas 3 anak yang sebelumnya merupakan ruang VVIP juga menawarkan kenyamanan lebih dibanding ruang kelas biasa, dengan ruangan yang luas, bersih, serta memiliki dekorasi yang ramah anak sehingga diharapkan dapat memberikan suasana yang lebih nyaman selama menjalani perawatan.
Perubahan ini juga membuka akses lebih luas bagi peserta BPJS Kesehatan untuk memperoleh ruang perawatan yang layak. Sementara itu, layanan bagi pasien umum atau non-BPJS tetap tersedia melalui ruang VVIP yang masih dipertahankan.
Lebih lanjut, dr. Nunik mengatakan bahwa penyesuaian kapasitas tersebut diharapkan mampu meningkatkan Bed Occupancy Rate (BOR) atau tingkat hunian tempat tidur rumah sakit. Saat ini BOR RSUD R.A.A. Tjokronegoro berada pada kisaran 65 persen, sesuai batas minimal standar pelayanan.
“Kami berharap dengan bertambahnya ruang Kelas 1 dan Kelas 3, tingkat hunian rumah sakit semakin meningkat dan RSUD R.A.A. Tjokronegoro semakin menjadi pilihan utama masyarakat Purworejo untuk mendapatkan pelayanan kesehatan,” ungkapnya.
Sementara itu, salah seorang keluarga pasien, Wahyuni, warga Kecamatan Grabag, mengaku puas terhadap pelayanan yang diterima ibunya yang sedang menjalani perawatan di ruang Kelas 3.
Ia menuturkan bahwa sejak dirawat beberapa hari terakhir, seluruh proses pelayanan berjalan lancar. Menurutnya, tenaga kesehatan memberikan pelayanan yang ramah, sopan, dan profesional.
“Alhamdulillah pelayanannya memuaskan. Perawatnya ramah-ramah, dokternya juga santun. Kebersihan ruang juga baik,” katanya.
Wahyuni berharap kualitas pelayanan RSUD R.A.A. Tjokronegoro terus dipertahankan bahkan semakin ditingkatkan, sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan yang nyaman, mudah diakses, dan berkualitas tanpa membedakan status pembiayaan pasien. (P24/wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.









