Wisata

Loano Perkuat Sinergi dengan BOB, Dorong Percepatan Pariwisata Kawasan Menoreh

10
×

Loano Perkuat Sinergi dengan BOB, Dorong Percepatan Pariwisata Kawasan Menoreh

Sebarkan artikel ini
Saat pertemuan
Saat pertemuan

LOANO, purwoeejo24.com — Pemerintah Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, mengambil langkah strategis untuk mempercepat pengembangan pariwisata kawasan Menoreh melalui komunikasi dan koordinasi bersama Badan Otorita Borobudur (BOB).

Upaya ini diarahkan untuk membangun kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah dan otorita dalam mengembangkan pariwisata berbasis masyarakat.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses pengembangan zona otoritatif BOB, yakni Borobudur Highland, yang terintegrasi dengan desa-desa penyangga di sekitarnya.

Melalui integrasi ini, diharapkan tercipta ekosistem pariwisata yang tidak hanya berdaya saing, tetapi juga berkelanjutan serta mampu memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat lokal.

Langkah ini sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang menempatkan sektor pariwisata sebagai salah satu pilar utama pembangunan ekonomi yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan.

Pengembangan kawasan Menoreh difokuskan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, pengentasan kemiskinan, serta penguatan kualitas destinasi melalui konsep pariwisata tematik, wellness tourism, dan promosi global.

Dalam konteks tersebut, desa wisata menjadi instrumen penting untuk mendorong pemerataan ekonomi. Pendekatan berbasis desa dinilai efektif dalam meningkatkan partisipasi masyarakat sekaligus menjaga kearifan lokal dan kelestarian lingkungan.

Camat Loano, Vivin Suryandari Feriyani, menyatakan kesiapan desa-desa di wilayahnya untuk terlibat aktif dalam pengembangan kawasan pariwisata secara kolaboratif.

Kami berharap Badan Otorita Borobudur dapat melibatkan masyarakat di Purworejo, khususnya di wilayah sekitar, dalam berbagai kegiatan. Kami siap berkontribusi dan berkolaborasi dalam setiap program yang dijalankan,” ujarnya, pada Jumat (1/5/2026).

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama BOB yang juga menjabat sebagai Direktur Keuangan, Umum, dan Komunikasi Publik, Yusuf Hartanto, menekankan pentingnya sinergi di tengah tantangan efisiensi anggaran negara.

Menurutnya, pengembangan desa wisata dan penyelenggaraan event produktif merupakan langkah konkret yang dapat dilakukan bersama untuk mendorong pertumbuhan sektor pariwisata.

Kolaborasi menjadi kunci utama. Di tengah keterbatasan, kita perlu kerja sama yang kuat antar pemangku kepentingan untuk terus mengakselerasi pariwisata, termasuk di kawasan Purworejo,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti besarnya potensi wilayah utara Kabupaten Purworejo yang memiliki keunggulan berupa iklim sejuk dan panorama alam yang menarik.

Potensi tersebut dinilai perlu didukung dengan peran aktif pemerintah daerah serta keterlibatan masyarakat agar mampu berkembang menjadi destinasi unggulan.

Melalui kolaborasi lintas sektor, percepatan pengembangan pariwisata di kawasan Menoreh diharapkan tidak hanya meningkatkan kunjungan wisatawan, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat setempat.  (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.