Ramadhan

PCNU Purworejo Akhiri Syiar Ramadan 1447 H Dengan Khataman dan Kordinasi Pengurus

28
×

PCNU Purworejo Akhiri Syiar Ramadan 1447 H Dengan Khataman dan Kordinasi Pengurus

Sebarkan artikel ini
Saat kegiatan
Saat kegiatan

PURWOREJO, purworejo24.com — Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Purworejo menutup rangkaian kegiatan Syiar Ramadan 1447 Hijriah dengan menggelar acara khataman sekaligus koordinasi internal organisasi pada Minggu (15/3/2026) malam di Kantor PCNU Purworejo.

Ketua Tanfidziyah PCNU Purworejo, H. Muhammad Haekal, S.Pd.I, menyampaikan bahwa berbagai kegiatan yang digelar selama Ramadan merupakan bagian dari upaya memperkuat dakwah serta meningkatkan kualitas ibadah masyarakat Nahdliyin.

Menurut Haekal, Ramadan menjadi momentum penting bagi organisasi untuk memperluas syiar Islam melalui berbagai program keagamaan, pendidikan, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.

Bulan Ramadan adalah kesempatan untuk meningkatkan ibadah sekaligus memperkuat peran organisasi dalam memberikan manfaat bagi umat,” kata Haekal dalam sambutannya.

Ia menjelaskan, salah satu program utama dalam rangkaian Syiar Ramadan adalah simaan Al-Qur’an 30 juz yang dilaksanakan secara rutin di lingkungan kantor PCNU Purworejo. Kegiatan tersebut diikuti oleh para pengurus serta masyarakat sekitar sebagai bentuk penguatan tradisi membaca Al-Qur’an.

Selain itu, PCNU juga menyelenggarakan pengajian kitab Arbain Nawawi yang diikuti oleh berbagai kalangan, termasuk pengurus lembaga dan badan otonom di bawah naungan NU.

Haekal mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan memperdalam ilmu agama, tetapi juga mempererat silaturahmi antar pengurus dan warga Nahdlatul Ulama.

Kegiatan seperti pengajian kitab menjadi sarana penting untuk memperkuat pemahaman keagamaan sekaligus menjaga tradisi keilmuan di lingkungan Nahdlatul Ulama,” ujarnya.

Tidak hanya kegiatan pengajian, PCNU Purworejo juga menghadirkan inovasi dakwah melalui podcast Ramadan yang juga disiarkan melalui Radio Irama FM.

Program ini menghadirkan berbagai narasumber dari kalangan ulama, pengurus NU, hingga tokoh masyarakat.
Podcast tersebut membahas beragam tema keislaman, mulai dari fiqih ibadah, kehidupan sosial, hingga nilai-nilai keagamaan yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.

Selain podcast, terdapat pula program kultum Ramadan yang disiarkan secara rutin dengan melibatkan jajaran syuriah, tanfidziyah, serta perwakilan lembaga dan badan otonom NU.

Haekal menilai pendekatan dakwah melalui media digital dan radio menjadi langkah strategis untuk menjangkau masyarakat yang lebih luas.

Melalui media seperti radio dan podcast, dakwah bisa menjangkau lebih banyak masyarakat, terutama generasi muda,” katanya.

Dalam bidang sosial, PCNU Purworejo melalui lembaga filantropinya juga menggerakkan program pengumpulan dan penyaluran zakat, infak, dan sedekah.

Program tersebut dikoordinasikan bersama lembaga zakat NU untuk memastikan bantuan dapat disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan sosial ini juga melibatkan berbagai unsur organisasi, mulai dari Muslimat NU, Fatayat NU, hingga GP Ansor, PMII dan organisasi kepemudaan lainnya.

Selain itu, Lembaga Falakiyah NU turut berperan dengan menyusun dan menyebarluaskan jadwal imsakiyah Ramadan kepada masyarakat.

Haekal mengapresiasi keterlibatan seluruh elemen organisasi yang telah berkontribusi dalam menyukseskan rangkaian kegiatan Ramadan tahun ini.

Ia menyampaikan bahwa keberhasilan pelaksanaan program tidak terlepas dari kerja sama seluruh pengurus, lembaga, badan otonom, serta partisipasi masyarakat.

Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung kegiatan Syiar Ramadan ini,” kata Haekal.

Menurutnya, kegiatan-kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat peran NU sebagai organisasi keagamaan yang aktif membangun kehidupan sosial dan spiritual masyarakat.

Dengan berakhirnya rangkaian Syiar Ramadan 1447 H, PCNU Purworejo berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program keagamaan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Haekal berharap semangat Ramadan dapat terus dijaga oleh seluruh pengurus dan warga Nahdliyin dalam kehidupan sehari-hari.

Semoga kegiatan ini membawa keberkahan dan semakin memperkuat ukhuwah di antara kita semua,” ujarnya. (P24-byu)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.