Info Jalan

Pemkab Purworejo Siapkan Jalur Alternatif Mudik, Perbaikan Jalan Pituruh–Brengkol Dipercepat

18
×

Pemkab Purworejo Siapkan Jalur Alternatif Mudik, Perbaikan Jalan Pituruh–Brengkol Dipercepat

Sebarkan artikel ini
H Suranto
H Suranto

PURWOREJO, purworejo24.com – Pemerintah Kabupaten Purworejo mulai mematangkan berbagai persiapan dalam menghadapi bulan suci Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, termasuk antisipasi arus mudik dan arus balik Lebaran.

Sekretaris Daerah Kabupaten Purworejo, H. Suranto, mengatakan bahwa Pemkab Purworejo telah menggelar high level meeting untuk membahas kesiapan daerah menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat.

Dalam rapat tersebut, sejumlah skema dan jalur alternatif telah dipaparkan sebagai langkah antisipasi kepadatan lalu lintas.

Sebagaimana kemarin telah dilakukan high level meeting, kami membahas persiapan menghadapi puasa Ramadan, Idulfitri, termasuk arus mudik dan arus balik. Di antaranya dengan menyiapkan skema dan jalur-jalur alternatif,” ujar Suranto, pada Senin (23/2/2026).

Ia menjelaskan, Pemkab Purworejo menyiapkan jalur alternatif melalui wilayah utara yang menjadi kewenangan kabupaten, sebagai solusi apabila jalur nasional tengah dari arah Kebumen menuju Yogyakarta mengalami kepadatan.

Jalur kabupaten tersebut akan difungsikan untuk mengurai kemacetan dan menjaga kelancaran arus lalu lintas.

Terkait keluhan masyarakat mengenai kondisi ruas jalan Pituruh–Brengkol yang berlubang dan dinilai membahayakan, Suranto menyampaikan apresiasi atas masukan dari warga.

Ia memastikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Purworejo telah melakukan langkah cepat.

Teman-teman di Dinas PUPR sudah mengoptimalkan pemeliharaan jalan tersebut. Kami instruksikan agar segera dilakukan penanganan, meskipun saat ini masih bersifat darurat, untuk menutup lubang-lubang yang berpotensi membahayakan pengguna jalan,” jelasnya.

Menurut Suranto, kondisi cuaca dengan intensitas hujan yang tinggi sangat memengaruhi tingkat kemantapan jalan. Lubang jalan yang terkena air hujan dapat semakin melebar dan meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi pemudik yang tidak memahami kondisi medan.

Ruas-ruas jalan yang akan digunakan sebagai jalur alternatif harus dalam kondisi aman dan mantap. Kalau warga Purworejo saja merasa terganggu dengan jalan rusak, apalagi pemudik yang tidak mengenal medan,” tegasnya.

Ia menambahkan, Pemkab Purworejo tidak hanya fokus pada jalan kabupaten, tetapi juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan jalan yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi maupun pusat.

Koordinasi dilakukan dengan Bina Marga Provinsi serta Bina Marga Pusat melalui PPK 2.5 untuk jalur Jogja–Kebumen dan PPK 2.6 untuk jalur Jalan Deandels atau jalur selatan.

Suranto juga menyampaikan bahwa DPUPR Kabupaten Purworejo memiliki lima Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang tersebar di 16 kecamatan. Seluruh UPT diminta untuk memberikan perhatian khusus terhadap kondisi jalan menjelang arus mudik dan arus balik Lebaran.

Penanganan yang belum bisa dilakukan secara permanen akan terus kami pelihara. Tujuannya agar jalan tetap layak dilalui dan aman bagi kendaraan maupun para pemudik,” pungkasnya. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.