Lingkungan Hidup

Gerakan Jateng ASRI dan HPSN 2026, Purworejo Kumpulkan 113 Kg Sampah dalam Aksi Bersih Alun-Alun

14
×

Gerakan Jateng ASRI dan HPSN 2026, Purworejo Kumpulkan 113 Kg Sampah dalam Aksi Bersih Alun-Alun

Sebarkan artikel ini
Saat kegiatan
Saat kegiatan

PURWOREJO, purworejo24.com – Pemerintah Kabupaten Purworejo melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan (DLHP) menggelar kegiatan Gerakan Jawa Tengah ASRI dan Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 di halaman Kantor Bupati Purworejo, pada Selasa (24/2/2026).

Kegiatan ini menjadi wujud komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, resik, dan indah.

Kepala DLHP Kabupaten Purworejo, Wiyoto Harjono, S.T, mengatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk mendukung pelaksanaan Program Gerakan Indonesia ASRI di Kabupaten Purworejo, sekaligus meningkatkan upaya pengelolaan sampah berbasis kearifan lokal dan transformasi pengolahan sampah dengan teknologi ramah lingkungan.

Melalui gerakan ini, kami ingin mendorong terciptanya ruang publik yang bersih, aman, dan tertata. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat komitmen serta dukungan dari seluruh pihak, baik pemerintah daerah, pemerintah desa, organisasi nonpemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, media massa, maupun kelompok masyarakat dalam memperbaiki kualitas lingkungan hidup di Kabupaten Purworejo,” ujar Wiyoto.

Ia menjelaskan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, pada 2 Februari 2026, terkait Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah).

Selain itu, kegiatan ini juga mengacu pada Surat Edaran Gubernur Jawa Tengah Nomor 600.4/0001544 tanggal 19 Februari 2026 tentang Gerakan Jawa Tengah ASRI serta dalam rangka Peringatan HPSN 2026.

Pada kesempatan tersebut, Kabupaten Purworejo melaksanakan aksi bersih sampah di kawasan sekitar Alun-Alun Purworejo.

Kegiatan diikuti sekitar 150 peserta yang terdiri dari perwakilan Kodim 0708, Setda, DPMPTSP, Dindikbud, Dinkominfostasandi, BPKPAD, Dinporapar, DP3APMD, serta DLHP.

Dari aksi bersih tersebut, terkumpul sebanyak 113 kilogram sampah, yang terdiri dari 79 kilogram sampah organik dan 34 kilogram sampah anorganik. Setelah kegiatan lapangan, acara dilanjutkan dengan dialog bersama Gubernur Jawa Tengah secara daring.

Sebelum puncak peringatan HPSN, Pemkab Purworejo juga telah melaksanakan Gerakan Nasional Indonesia ASRI berdasarkan Surat Edaran Bupati Purworejo Nomor 600.4/1735/2026 tanggal 12 Februari 2026.

Melalui gerakan tersebut, sebanyak 181 instansi dan lembaga melaksanakan kerja bakti (korvei) di lingkungan kerja masing-masing.

Hasil kegiatan tersebut dilaporkan secara berkala kepada DLHP untuk kemudian diteruskan ke Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH). Hingga pembaruan data terakhir, total sampah yang berhasil dikumpulkan mencapai 15.674,49 kilogram sampah organik dan 16.319,565 kilogram sampah anorganik.

Wiyoto menegaskan, peringatan HPSN bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk mengubah pola pikir dan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mulai memilah sampah dari sumbernya, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta mendukung inovasi pengolahan sampah yang ramah lingkungan.

Pengelolaan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama. Jika dilakukan secara konsisten, Purworejo yang bersih dan asri bukan sekadar slogan, melainkan kenyataan,” pungkasnya. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.