PURWODADI, purworejo24.com – Program Pesantren Lansia yang digagas mahasiswa angkatan ke-5 Program Pendidikan Kemuhammadiyahan (PKMD) Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) kelas Purworejo kembali digelar di Dusun Tlogorejo, Kecamatan Purwodadi, Purworejo.
Sekitar 50 jamaah pengajian antusias mengikuti kegiatan yang memadukan edukasi keagamaan, kesehatan, dan layanan sosial tersebut.
Program yang telah memasuki pertemuan kedua ini dirancang menyerupai konsep “pesantren” dengan kurikulum pembelajaran yang diikuti para jamaah selama 3–4 kali pertemuan.
Fokus utama kegiatan adalah dakwah bagi kalangan lanjut usia dengan pendekatan yang hangat, mudah dipahami, dan relevan dengan kebutuhan mereka.
Pada pertemuan kali ini, sesi utama diisi dengan edukasi kesehatan oleh dr. Kurbyanto, salah satu mahasiswa PKMD.
Para lansia diberi pemahaman tentang pentingnya menjaga kesehatan di usia lanjut, langkah sederhana mencegah penyakit, hingga kebiasaan hidup sehat yang bisa diterapkan sehari-hari.
Penyampaian materi dilakukan secara komunikatif sehingga mudah dipahami para peserta.
Sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, kegiatan juga dirangkai dengan layanan pengobatan gratis bekerja sama dengan PKU Muhammadiyah Kutoarjo.
Para jamaah mendapatkan pemeriksaan kesehatan dasar dan konsultasi medis tanpa dipungut biaya.
Layanan ini disambut antusias mengingat kebutuhan kesehatan para lansia cukup tinggi.
Koordinator kelas PKMD, Heru Prasetyo, menyampaikan bahwa Pesantren Lansia merupakan wujud nyata dakwah yang tidak hanya menyentuh aspek spiritual, tetapi juga memperhatikan kebutuhan kesehatan fisik jamaah.
“Kami ingin menghadirkan dakwah yang ramah lansia sekaligus membantu mereka menjaga kesehatan. Harapannya, program ini memberi manfaat menyeluruh bagi jamaah,” ujarnya.
Sebanyak 53 mahasiswa PKMD angkatan ke-5 terlibat dalam pelaksanaan program ini. Mereka berbagi tugas mulai dari penyusunan materi, pendampingan jamaah, hingga koordinasi dengan mitra layanan kesehatan.
Melalui Pesantren Lansia, para mahasiswa diharapkan mampu mempraktikkan ilmu dakwah secara langsung di tengah masyarakat, sementara para lansia mendapat penguatan spiritual dan perhatian kesehatan.
Program ini direncanakan terus berlanjut sebagai bentuk kontribusi kader Muhammadiyah bagi masyarakat Purworejo dan sekitarnya. (P24/wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







