Pendidikan

Gerakan Sekolah Cerdas Bermedia Resmi Diluncurkan di Purworejo

49
×

Gerakan Sekolah Cerdas Bermedia Resmi Diluncurkan di Purworejo

Sebarkan artikel ini
Suasana kegiatan di SMP Negeri 10
Suasana kegiatan di SMP Negeri 10

PURWOREJO, purworejo24.com – Pewarta Purworejo bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) serta Dinas Kominfostasandi Kabupaten Purworejo meluncurkan Gerakan Sekolah Cerdas Bermedia, pada Rabu (10/12/2025).

Inisiatif ini dihadirkan sebagai upaya kolektif untuk membangun ekosistem pendidikan yang cerdas, bijak, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan media, baik media massa maupun media sosial.

Peluncuran gerakan dilakukan oleh Bupati Purworejo yang diwakili Kepala Dindikbud sekaligus Plt Kepala Dinkominfostasandi, Yudhie Agung Prihatno, bertempat di SMP Negeri 10 Purworejo.

Acara tersebut dirangkai dengan kegiatan Sosialisasi dan Diskusi yang menghadirkan sejumlah narasumber, yaitu Kasi Humas Polres Purworejo AKP Ida Widiastuti, Kepala Dindikbud, serta Pegiat Konten Positif Gatot Priambodo.

Kegiatan berlangsung interaktif dan diikuti sekitar 150 peserta, terdiri dari siswa dan guru SMPN 10, para kepala sekolah serta pengurus OSIS SMP se-Rayon VI Purworejo, hingga perwakilan komite sekolah dan orang tua siswa.

Pada kesempatan itu juga dilakukan penyerahan bantuan pendidikan berupa perlengkapan sekolah dan uang saku kepada 10 siswa.

Bantuan tersebut merupakan hasil kerja sama antara Baznas dan Pewarta Purworejo.

Ketua Pewarta Purworejo, F Daniel Raja Here, menyampaikan bahwa Gerakan Sekolah Cerdas Bermedia lahir sebagai respons atas semakin kompleksnya persoalan kemediaan di dunia pendidikan.

Pesatnya perkembangan teknologi informasi dinilai membawa dampak positif sekaligus tantangan besar.

Banyak persoalan muncul dari media sosial. Ada salah pemanfaatan, terutama di kalangan anak muda dan pelajar. Ini menjadi keprihatinan kita bersama. Karena itu, dibutuhkan gerakan kolektif sebagai edukasi agar anak-anak bisa bermedsos secara positif,” ujarnya.

Daniel menambahkan, SMPN 10 dipilih menjadi lokasi penyelenggaraan Bakti Jurnalistik Pendidikan karena kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari peringatan Satu Dasawarsa Pewarta Purworejo, yang jatuh pada 15 Desember.

Ia berharap gerakan tersebut dapat diterapkan di seluruh sekolah, mulai jenjang SD hingga SMA sederajat.

Kita berharap gerakan ini tidak sekadar seremonial. Mari bersama-sama menindaklanjutinya dengan program yang nyata, bertahap, dan berkesinambungan,” katanya.

Kepala SMPN 10 Purworejo, Kasinah, S.Pd., M.M., menyampaikan terima kasih atas dipilihnya sekolahnya sebagai lokasi peluncuran.

Menurutnya, kegiatan ini memberikan manfaat besar bagi sekolah dan peserta didik.

Peran pewarta sangat diharapkan untuk membantu meningkatkan kapasitas peserta didik terutama dalam bermedia sosial,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dindikbud Purworejo, Yudhie Agung Prihatno, mengapresiasi sinergi antara Pewarta Purworejo dan Pemerintah Kabupaten Purworejo.

Ia menilai gerakan ini akan berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan, khususnya dalam literasi media.

Peluncuran hari ini menjadi langkah awal untuk membangun kesadaran bersama. Untuk pelaksanaannya, kita masih perlu menyusun standar operasional yang tepat,” ujarnya.

Yudhie juga menyampaikan sedikitnya 10 indikator yang telah dirumuskan dalam konsep Sekolah Cerdas Bermedia, yaitu Kebijakan dan Tata Kelola Cerdas Bermedia, Integrasi Literasi Media dalam Pembelajaran, Kemampuan Analisis Konten Media, Keterampilan Verifikasi Informasi.

Warga sekolah diharapkan mampu mengenali hoaks, misinformasi, dan disinformasi melalui prosedur pengecekan fakta Etika Bermedia dan Kesadaran Jejak Digital, Pengelolaan Media Sosial Sekolah yang Edukatif, Kemampuan Produksi Konten Kreatif dan Informatif, Kolaborasi dengan Media Massa dan Mitra Literasi, Penanganan Penyalahgunaan Media Sosial, Monitoring dan Evaluasi Cerdas Bermedia.

Sekolah perlu melakukan evaluasi berkala terhadap tingkat literasi media dan efektivitas program.

Ini penting. Evaluasi rutin akan membantu sekolah mengetahui pola konsumsi media sekaligus meningkatkan kualitas literasi digital di lingkungan pendidikan,” tegas Yudhie. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.