Literasi

Tertib Arsip, Desa Besole Dicanangkan sebagai Kampung Arsip Kedua Setelah Kaliurip

83
×

Tertib Arsip, Desa Besole Dicanangkan sebagai Kampung Arsip Kedua Setelah Kaliurip

Sebarkan artikel ini
Foto bersama usai acara sharing session tentang penataan arsip keliarga di Besole
Foto bersama usai acara sharing session tentang penataan arsip keliarga di Besole

PURWOREJO, purworejo24.com – Pemerintah Kabupaten Purworejo terus berinovasi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya tertib arsip. Melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, tahun 2025 ini kembali dilaksanakan program Kampung Arsip dengan lokasi di Desa Besole, Kecamatan Bayan.

Kabid Kearsipan pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Purworejo, Rosa Delima Nilakusuma Wardani, S.S.Ars., M.M., menjelaskan bahwa pembentukan Kampung Arsip merupakan tindak lanjut dari Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip.

Purworejo menjadi salah satu daerah yang mengembangkan inovasi tersebut dengan menggandeng masyarakat secara langsung.

Program ini sudah dimulai pada tahun 2024 di Desa Kaliurip, Kecamatan Bener. Tahun ini kami menunjuk Desa Besole karena desa tersebut pernah meraih juara lomba tertib arsip tingkat kabupaten. Artinya, pemdes sudah memiliki budaya tertib arsip, sehingga harapannya bisa menularkan kepada masyarakat luas,” ujarnya, pada Jumat (19/9/2025).

Rosa menjelaskan, tujuan utama Kampung Arsip adalah membudayakan tertib arsip baik di tingkat pemerintahan desa maupun keluarga. Pasalnya, arsip keluarga sangat kompleks, meliputi identitas pribadi, pendidikan, kesehatan, keuangan, aset, hingga pekerjaan. Namun, kenyataannya masih banyak masyarakat yang belum memahami cara menata arsip secara efektif.

Untuk mendukung program ini, Pemkab Purworejo lebih dulu membentuk lima kader arsip desa yang dibekali pelatihan, dokumen kiper, serta buku saku sebagai panduan.

Selanjutnya, pada 16–17 September 2025 dilaksanakan pelatihan penataan arsip kepada 50 KK, yang dibagi dalam dua gelombang dengan pendampingan kader.

Setiap keluarga diberi stimulan berupa dokumen kiper untuk menata arsip mereka.

Kami juga memberikan edukasi sederhana, misalnya cara menyelamatkan arsip yang basah agar tidak dijemur di bawah terik matahari, serta alternatif pelindungan arsip melalui teknik pres atau digitalisasi dengan scan,” imbuhnya.

Sebagai rangkaian kegiatan, pada 18 September digelar sesi berbagi pengalaman bersama masyarakat dan tokoh desa mengenai pentingnya menjaga arsip. Adapun puncak acara akan dilaksanakan pada 25 September 2025, berupa pencanangan Kampung Arsip Desa Besole yang rencananya dilakukan langsung oleh Bupati Purworejo.

Ke depan, kami juga menyiapkan monitoring dan evaluasi untuk memastikan program ini benar-benar berjalan dan membudaya. Target kami adalah seluruh pemerintah desa dan masyarakat di Purworejo dapat tertib arsip,” tegas Rosa. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.