PURWOREJO, purworejo24.com — Pemerintah Kabupaten Purworejo menyatakan komitmennya dalam mendukung gerakan moderasi beragama sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi Purworejo yang religius, damai, dan toleran.
Hal ini disampaikan oleh Bupati Purworejo, Yuli Hastuti, saat membuka kegiatan Kemah Moderasi yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Purworejo melalui Seksi Bimbingan Masyarakat Islam.
Kegiatan ini berlangsung di Aula Demaji Eco Park dan diikuti oleh sekitar 100 penyuluh agama dari seluruh wilayah Kabupaten Purworejo.
“Moderasi beragama adalah kunci dalam menjaga harmoni kehidupan berbangsa dan bernegara,” tegas Bupati dalam sambutannya.
Kemah Moderasi menjadi wadah pembelajaran sekaligus penguatan karakter kebangsaan bagi para penyuluh agama. Kegiatan ini dirancang dalam bentuk pembekalan materi, diskusi kelompok, serta praktik implementasi di lapangan, khususnya di Kampung Moderasi Beragama binaan Kemenag Purworejo.
Bupati menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif Kemenag yang terus bersinergi dalam memperkuat komitmen menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Melalui event ini, kita ingin merajut kebersamaan antar tokoh-tokoh agama di Purworejo agar silaturahmi semakin kuat, toleransi semakin kokoh, dan semangat menjaga kerukunan senantiasa terjaga,” ujar Yuli Hastuti.
Ia juga menambahkan bahwa keberadaan Kampung Moderasi Beragama merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam membangun masyarakat yang damai, inklusif, dan saling menghargai perbedaan.
“Kemah ini bukan sekadar ajang kebersamaan, tetapi juga menjadi media pembelajaran dan penguatan karakter kebangsaan. Kami berharap para peserta mampu menjadi agen perdamaian di lingkungan masing-masing,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Purworejo, Mukhlis Abdillah, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan kapasitas penyuluh agama yang menjadi garda terdepan dalam menyebarkan nilai-nilai moderasi.
“Penyuluh adalah ujung tombak Kementerian Agama dalam mendiseminasikan nilai-nilai moderasi beragama. Melalui kemah ini, kami ingin memastikan mereka tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu mengimplementasikannya secara nyata di masyarakat,” jelas Mukhlis.
Dengan terselenggaranya Kemah Moderasi ini, diharapkan penyuluh agama di Kabupaten Purworejo semakin siap menjadi pelopor harmoni sosial, serta memperkuat jaringan kerja sama antar tokoh agama dalam membangun kehidupan berbangsa yang rukun dan damai. (P24/wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







