KUTOARJO, Purworejo24.com – Suasana hangat penuh harapan terasa di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kutoarjo, Kabupaten Purworejo, saat kegiatan “Dolan Bareng Fanjateng (DBF)” digelar dalam rangkaian peringatan Hari Anak Nasional tingkat Provinsi Jawa Tengah, Selasa (6/8/2025).
Acara yang bertajuk “Satu Langkah, Seribu Asa: Menjalin Cerita, Bersama Harapan” ini diinisiasi oleh Forum Anak Jawa Tengah (Fanjateng) bersama para “Bunda Forum Anak” Jateng, Nawal Arafah Yasin, yang juga istri Wakil Gubernur Jawa Tengah.
Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap pemenuhan hak-hak anak, termasuk bagi anak-anak yang sedang menjalani pembinaan di dalam LPKA.
Kepala LPKA Kutoarjo, Ahmad Fauzi, menyampaikan apresiasinya atas kunjungan Nawal Arafah Yasin dan kegiatan inspiratif ini. Menurutnya, kehadiran Forum Anak menjadi energi positif bagi anak-anak binaan.
“Kali ini, anak-anak juga akan mendapatkan bantuan dari Baznas Jawa Tengah,” ujar Ahmad Fauzi.
Kepala Seksi Pembinaan LPKA Kutoarjo, Tanti Widiyanah, menambahkan bahwa acara ini diisi dengan beragam aktivitas, mulai dari permainan edukatif, pentas seni, hingga sesi “Pohon Harapan” di mana anak-anak menuliskan mimpi dan harapan mereka di kertas warna-warni, lalu ditempelkan di sebuah pohon besar yang menggambarkan masa depan mereka.
Tanti mengaku terharu melihat semangat anak-anak LPKA dalam mengikuti kegiatan. Untuk itu, pihak LPKA Kutoarjo memberikan pelayanan dan pembinaan penuh kepada para anak binaan.
“Di LPKA Kelas I Kutoarjo ini, kami memiliki program-program peningkatan kapasitas untuk anak-anak. Semuanya juga wajib mengikuti kejar paket karena mayoritas masih di bangku sekolah,” ujarnya.
Tanti menyebut pihaknya juga mengajak kolaborasi Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Daerah Jawa Tengah dan Forum Komunikasi Anak (FORKARE) Kabupaten Purworejo untuk bekerja sama meningkatkan pembinaan di LPKA Kutoarjo.
Tak hanya sebagai perayaan, kegiatan ini juga menjadi bentuk implementasi nyata prinsip inklusivitas dalam perlindungan anak. Para peserta, termasuk pejabat daerah, tokoh masyarakat, dan pendamping anak, mengajak semua pihak untuk membuka ruang lebih besar bagi tumbuh kembang anak di semua lini.
“Hari Anak Nasional 2025 ini menjadi momen refleksi, bahwa semua anak di mana pun mereka berada berhak atas kebahagiaan, pendidikan, dan masa depan yang cerah,” kata Tanti.
Bunda Forum Anak Jateng, Nawal Arafah Yasin menambahkan, proses pembinaan di LPKA Kutoarjo menurutnya sudah cukup baik. Setelah menunjau, Nawal menyebut ada sejumlah fasilitas untuk membuat anak-anak menjadi lebih baik.
“Saya tadi juga melihat ada banyak pohon harapan yang ditulis oleh anak-anak. Rata-rata mereka berharap kedepannya bisa lebih baik dan ingin membahagiakan orang tua mereka,” kata Nawal. (P24-bayu)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.








