KEMIRI, purworejo24.com – Acara Selapanan Aula Tahfidhul Qur’an Choerunnisa di RT 01 RW 02, Dusun Bendo, Desa Kemiri Kidul, Kecamatan Kemiri, diisi dengan Khataman Al Qur’an, pada Minggu (16/3/2025).
Khataman dalam rangka peringatan Nuzul Qur’an itu juga diikuti oleh hafidhoh- hafidhoh dari Jam’iyyah Mudarasatil Qur’an lil Hafizhat (JMQH) Kabupaten Purworejo.
Perimgatan Nuzulul Qur’an itu juga diisi dengan pengajian akbar dengan menghadirkan Ketua JMQH Kabupaten Purworejo, Nyai Siti Chafsoh, sebagai penceramah.
“Acara khataman ini sebetulnya acara selapanan rutinitas Aula Tanfidhul Qur’an Joglo Choerunnisa, Bendo, Kemiri Kidul Kecamatan Kemiri. Ini pas Minggu Pahing, jatuh harinya selapanan, nah kebetulan bersamaan dengan acara Nuzulul Qur’an yang dilaksanakan oleh JMQH pusat. Jadi acara selapanan ini bergabung dengan acara Nuzulul Qur’an yang dilaksanakan oleh JMQH pusat/ tingkat nasional,” kata anggota DPRD Kabupaten Purworejo, Fraksi PKB, yang juga sebagai pengasuh atau pengelola Aula Tanfidhul Qur’an Choerunnisa, H. Shohibul Untung S.Sos saat ditemui usai acara bersama istri, Hj. Khomsiyah.
Menurut Untung acara itu hanya karena kebersamaan waktu dan kolaborasi dengan acara rutinitas Selapanan Tahfidhul Qur’an dengan acara JMQH tingkat pusat, tingkat nasional. Adapun Selapanan Tahfidhul Qur’an sudah dilaksanakan sejak 10 tahun lalu di Joglo itu.
“Semoga acara Tahfidhul Qur’an, adanya bergabung dengan JMQH pusat, karena ini anggotanya juga JMQH untuk lebih semangat lagi menghafal Al Qur’an biar tidak lupa, biar ada manfaatnya karena kita melibatkan masyarakat yang tidak hafal Al Qur’an biar ikut ngaji. Semoga harapan kita ya berlanjut terus, istiqomah,” harapnya.
Sementara itu, Ketua JMQH Kabupaten Purworejo, Nyai Siti Chafsoh, mengatakan, JMQH adalah organisasi yang beranggotakan para hafidhoh. Organisasi ini didirikan sebagai wadah untuk menjaga hafalan Al-Qur’an, mempererat tali persaudaraan, memperbaiki kualitas hafalan, memotivasi dan semangat bermuroja’ah, serta menambah wawasan dan ilmu pengetahuan tentang Al-Qur’an.
“Alhamdulillah sejak pagi sudah membaca Al Quran hingga 4 khataman lebih, alhamdulillah ini bentuk mahabbah kita JMQH Kabupaten Purworejo kepada Al Qur’an,” katanya.
Kegiatan khataman, lanjutnya, dilaksanakan serentak nasional. Adapun untuk JMQH Kabupaten Purworejo dilaksanakan di Kecamatan Kemiri karena pada bulan ini merupakan giliran pertemuan JMQH di Kecamatan Kemiri.
“Untuk yang ikut khataman ini ada hampir 200an orang, semua dari wilayah Kecamatan Kemiri, karena yang berketempatan giliran di Kecamatan Kemiri. Kalau anggota se- Kabupaten Purworejo sudah ada 600 orang yang sudah masuk ke JMQH Kabupaten Purworejo,” sebutnya.
Diungkapkan, JMQH hadir di Purworejo sejak tahun 2022 lalu, dan telah memiliki kegiatan rutin baik ditingkat kabupaten maupun di masing- masing kecamatan.
“Setiap JMQH kecamatan memiliki kegiatan sendiri- sendiri entah bulanan, mingguan atau setengah bulanan, tapi kalau ditingkat kabupaten ada kegiatan rutin 4 bulanan yang terbagi dari 16 kecamatan yang ada, jadi dalam setiap tahunnya kita ada 4 kali pertemuan disetiap tahunnya,” ungkapnya.
Bagi para hafidhoh yang bergabung di JMQH, rata- rata mereka ingin memperbaiki bacaan Al Qur’an, dimana para ibu- ibu hafidhoh sebagian belum tentu sudah baik dalam membacanya namun karena ada wadah JMQH mereka semuanya yang bergabung memiliki niat ngopeni atau merawat Al Quran agar semuanya menjadi hafidhoh yang berkualitas.
“Tujuanya seperti itu, untuk mencari ridho Allah SWT tentunya dan untuk syiar islam,” jelasnya.
Dengan mengikuti khataman serentak, lanjutnya, selain mencari pahala di bulan Ramadan, juga mensyiarkan Al Quran supaya masyarakat menjadu suka untuk membaca Al Quran dan juga untuk mendoakan bangsa dan negara Indonesia.
“Maka kita JMQH Kabupaten Purworejo ikut berpartisipasi untuk negara yang kita cintai ini,” terangnya.
Ia berharap dengan adanya khataman Al Quran serentak ini bisa menariik ibu- ibu hafidhoh lain untuk masuk dan bergabung di JMQH, sehingga mereka bisa bersama- sama membaca dan merawat Al Qur’an secara baik.
“Semuanya mencari ridho Allah SWT, dan mudah- mudahan semua mendapatkan barokahnya Al Quran, kanti wasilah Al Qur’an tersebut mudah -mudahan Indonesia kedepan makin Baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, dan itu bisa terwujud,” harapnya. (P24/wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.








