Sosial

100 Hari Kerja Pemerintah Prabowo-Gibran, KOPRI Purworejo Gelar Kampanye Stop Kekerasan Seksual yang Marak di Purworejo

180
×

100 Hari Kerja Pemerintah Prabowo-Gibran, KOPRI Purworejo Gelar Kampanye Stop Kekerasan Seksual yang Marak di Purworejo

Sebarkan artikel ini
Aksi damai anti kekerasan
Aksi damai anti kekerasan

PURWOREJO, purworejo24.com – Dalam rangka 100 hari kerja pemerintah Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming, KOPRI (Korp Pergerakan Putri) PMII Kabupaten Purworejo menggelar aksi kampanye “Stop Kekerasan”.

Kampanye ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pencegahan kekerasan, baik kekerasan seksual maupun kekerasan dalam bentuk lainnya, yang belakangan ini semakin marak terjadi di wilayah Purworejo.

Ketua KOPRI Purworejo, Septi Retno mengatakan, berdasarkan data DPPPAPMD Purworejo bahwa jumlah kasus kekerasan yang terjadi di Purworejo terus meningkat. Pada tahun 2023 terdapat 77 kasus sedangkan pada tahun 2024 mengalami peningkatan dengan jumlah 88 kasus.

Kasus tersebut terdiri dari kasus pelecehan seksual, penelantaran, dan Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT),” kata Septi dalam rilis resminya Minggu (26/1/2025).

Alun-alun Purworejo menjadi lokasi aksi kampanye yang dimulai pada pukul 07.00 WIB. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kesadaran lebih kepada masyarakat Purworejo terhadap dampak buruk kekerasan

Septi Retno, menjelaskan bahwa kampanye ini merupakan respons terhadap meningkatnya kasus kekerasan seksual dan berbagai bentuk kekerasan lainnya yang semakin marak di Purworejo.

Kami sangat prihatin dengan meningkatnya angka kekerasan, baik seksual maupun bentuk kekerasan lainnya, di Purworejo. Melalui kegiatan ini, kami berharap Pemerintahan Prabowo-Gibran bisa lebih tegas dalam menindak pelaku kekerasan terhadap perempuan dan kekerasan seksual,” ujarnya.

Melalui kampanye ini, KOPRI Purworejo berharap dapat mendukung visi pemerintah Prabowo-Gibran yang berfokus pada perlindungan hak asasi manusia, pemberdayaan perempuan, dan penciptaan masyarakat yang aman, damai, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.

Kampanye yang digelar di pusat kota ini mendapat respon positif dari masyarakat. Banyak masyarakat yang mendukung kegiatan yang diinisiasi oleh mahasiswa ini.

Kami sangat menghargai acara ini. Semoga lebih banyak lagi yang terlibat dalam upaya bersama untuk mengurangi kekerasan di masyarakat,” ujar Ma’rifah warga yang hadir di lokasi.

Ika, salah satu warga Purworejo, jua menyampaikan dukungannya terhadap kampanye ini.

Kegiatan ini sangat penting untuk menyadarkan masyarakat tentang pentingnya menghindari segala bentuk kekerasan. Semoga dengan kampanye seperti ini, kesadaran masyarakat akan menciptakan lingkungan yang bebas kekerasan semakin tinggi,” kata Ika. (P24/bayu)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.