Seni Budaya

Meriahnya Karnaval di Desa Cengkawakrejo, Banyuurip, Purworejo, Ada Atraksi Seni dan Rebutan Gunungan

1850
×

Meriahnya Karnaval di Desa Cengkawakrejo, Banyuurip, Purworejo, Ada Atraksi Seni dan Rebutan Gunungan

Sebarkan artikel ini
Kepala Desa Cengkawakrejo, Imlais Wiski Bagasworo bersama istri ikut karnaval dengan menunggangi kuda, pada Minggu (18/8/2024)
Kepala Desa Cengkawakrejo, Imlais Wiski Bagasworo bersama istri ikut karnaval dengan menunggangi kuda, pada Minggu (18/8/2024)

BANYUURIP, purworejo24.com – Ribuan warga di Desa Cengkawakrejo, Kecamatan Banyuurip, Purworejo, Jawa Tengah antusias mengikuti karnaval pembangunan dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan ke- 79 Republik Indonesia, pada Minggu (18/8/2024).

Karnaval itu diikuti oleh sejumlah intansi pendidikan yang ada di Desa Cengkawakrejo, yaitu PAUD/TK dan SD serta warga dari 4 RW dan 19 RT juga PSHT Purworejo.

Dengan berjalan kaki, mereka menyusuri jalan utama Purworejo-Yogyakarta dan jalan desa sepanjang kurang lebih 4,5 kilometer dengan star dan finish dihalaman kantor Desa Cengkawakrejo.

Tampak Kepala Desa Cengkawakrejo, Imlais Wiski Bagasworo bersama istri ikut langsung dalam karnaval itu dengan menunggangi kuda. Sementara peserta lain tampak menampilkan kreasi busana yang bernuansa kearifan lokal, pakaian adat, pakaian profesi, dan pakaian pahlawan. Tak hanya itu, berbagai atraksi seni, mobil hias dan replika candi hingga ogoh- ogoh juga turut ditampilkan dalam gelaran karnaval itu.

Ada yang cukup menarik di even kali ini, peserta dari perwakilan 4 RW juga membawa sejumlah gunungan yang berisikan hasil bumi atau hasil pertanian. Gunungan itu dibawa hingga sampai di halaman kantor desa.

Sesampainya di halaman kantor desa mereka kemudian beratraksi, menari juga melakukan drama musikalisasi untuk dinilai oleh dewan juri.

Gunungan yang dibawa tersebut kemudian juga diperebutkan oleh warga usai dilakukan penyerahan hadiah berbagai perlombaan dan undian puluhan hadiah doorprice menarik lainya.

Warga rebutan gunungan di acara karnaval Desa Cengkawakrejo, pada Minggu (18/8/2024)
Warga rebutan gunungan di acara karnaval Desa Cengkawakrejo, pada Minggu (18/8/2024)

 

“Hari ini adalah acaranya karnaval dan pembagian hadiah sebagai puncak rangkaian acara HUT Kemerdekaan ke- 79 RI di Desa Cengkawak,” kata Kepala Desa Cengkawakrejo, Imlais Wiski Bagasworo, saat ditemui disela kegiatan.

Disebutkan, banyak rangkaian kegiatan yang dilaksanakan di Desa Cengkawakrejo dalam memeriahkan peringatan HUT RI, diantaranya perlombaan untuk karangtaruna seperti lomba sepakbola, bulutangkis, kemudian perlombaan untuk PKK seperti lomba merangkai bunga, lomba mars Purworejo, untuk lansia seperti lomba menyanyi lagu nasional.

“Lalu ada malam tirakatan da pagelaran ketoprak serta karawitan,” sebutnya.

Menurutnya ada yang berbeda dari kegiatan peringatan HUT RI yang dilaksanakan di Desa Cengkawak kali ini, yaitu adanya lomba siskamling yang diikuti oleh 19 RT yang ada di desa tersebut.

“Pada tanggal 14 Agustus 2024 kemarin dihadiri oleh Muspika Kecamatan Banyuurip, dari situ kita berupaya untuk meningkatkan siskamling itu dengan harapan disitu ada tropy kepala desa yang sifatnya bergilir tiap tahun bila ada yang juara pialanya bisa dibawa ke wilayah yang menang,” ujarnya.

Antusias masyarakat Desa Cengkawakrejo terkait dengan HUT RI tidak perlu diragukan lagi, karena dari rangkaian- rangkaian kegiatan yang dilaksanakan ini sangat luar biasa, juga perlombaan yang dilaksanakan setiap tahunnya.

“Ditahun ketiga ini lomba taman sayur dan obat keluarga juga antusiasnya masih maksimal dan tambahan ada siskamling juga luar biasa, juri datang ke masing- masing poskamling di 19 RT, semua menyambut dengan antusias dan luar biasa, terkait nasionalisme warga Desa Cengkawakrejo sudah tidak diragukan lagi,” jelasnya.

Karnaval, terang Wiski, pernah dilaksanakan pada sekita tahun 2010an, namun kemudian vakum lama. Baru setelah adanya pergantian sebagai kepala desa antar waktu pada tahun 2021, kemudian ditahun 2022, dibawah pemerintahan Kepala Desa Imlais Wiski Bagasworo, melaksanakan karnaval perdana yang diikuti oleh sekitar 1.000an warga.

“Dan kali ini diacara karnaval kedua ini diikuti oleh 1.500 lebih, mendekati 2.000 yah, itu untuk karnaval. Adapun karnaval ini kita adakan setiap dua tahun sekali,” terangnya.

Dengan karnaval itu, pemerintah Desa Cengkawakrejo beserta elemen masyarakat termasuk dari karangtaruna, yaitu untuk menumbuhkan nasionalisme kepada negara kesatuan Republik Indonesia, salah satunya yaitu dengan cinta terhadap tanah air dan bangsa, dan bagi warga Desa Cengkawakrejo adalah mencintai desanya sendiri.

“Harapan kedepan untuk Desa Cengkawakrejo bisa lebih maju lagi, kemudian transparan dan jujur, kemudian kami juga sudah menjadi desa mandiri, kami juga sudah menjadi desa cerdas, kami bisa mengakses akrifitas ataupun kegiatan- kegiatan yang semestinya kita harus berhubungan dengan DinDukcapil, namun kami sudah bisa mengakses di desa sendiri. Harapanya tentu terkait dengan pelayanan, kami akan memperbaiki pelayanan kepada masyarakat agar lebih baik lagi dan sebisa mungkin memudahkan pelayanan- pelayanan termasuk kependudukan dan lain- lainnya,” harapnya. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.