PURWOREJO, purworejo24.com – Ratusan alumni jamaah SmArts Umroh empat angkatan di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, mengikuti kegiatan buka bersama dan santunan anak yatim, di rumah makan Satu- satu Purworejo, pada Kamis (4/4/2024) sore.
Buka bersama dan santunan anak yatim itu dilaksanakan oleh Biro perjalanan ibadah umrah dan haji khusus PT Al Shafwah Wisata Mandiri atau yang lebih dikenal dengan nama SmArts Umrah Kabupaten Purworejo. Selain diisi dengan santunan, buka bersama dibulan suci Ramadhon itu juga diisi dengan pembacaan tahlil dan doa yang dipimpin oleh salah satu alumni jamaah SmArts Umroh.
Tampak hadir dalam acara itu, wakil Ketua DPRD Kabupaten Purworejo, yang juga sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Purworejo, Yophi Prabowo, Kepala SmArts Umrah Kabupaten Purworejo, Zainurrohman atau yang akrab disapa ustadz Uje, perwakilan Bank Jateng dan ratusan alumni serta calon jamaah SmArts Umroh Kabupaten Purworejo.
“Alhamdulillah hari ini Biro Travel SmArts Umrah – PT. Al Shafwah Wisata Mandiri, mengadakan silaturohim bersama alumni jamaah SmArts Umroh empat angkatan. Kenapa harus empat angkatan karena kondisi tempat tidak mungkin kita undang semuanya, dan kita gabungan dengan calon- calon jamaah yang insyaallah akan berangkat haji, yang insyaallah akan berangkat umroh, dan hari ini kita alhamdulillah sudah menyantuni kurang lebih 21 anak yatim. Yang kami undang kemarin ada 140 jamaah, tapi yang hadir membludak dan lebih dari 140 jamaah,” kata ustadz Uje, saat ditemui disela kegiatan.
PT. Al Shafwah Wisata Mandiri atau SmArts Umroh adalah Perusahaan yang merupakan bagian dari Dream Group dan berkantor pusat di Jakarta yang saat ini telah memiliki cabang diseluruh wilayah Indonesia. SmArts Umroh sendiri hadir di Kabupaten Purworejo sejak tahun 2022 lalu dengan alamat kantor di Jl. Tentara Pelajar, RW. II, Kliwonan, Kecamatan Banyuurip, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah 54171.
“Awal berdirinya SmArts Umroh ini ya dari keprihatinan kami, founder kami yang prihatin dengan adanya travel- travel yang nakal, adanya travel- travel yang bermain, kurang amanah, akhirnya founder kami, CEO Dream Aviation Muhamad Umar Bakadam membuat travel terbesar di Indonesia untuk memudahkan masyarakat yang akan berangkat ke tanah suci secara aman, amanah dan terpercaya tanpa tunggu, jadi ketika dia daftar menentukan tanggal keberangkatan, jadi insyaallah kami dalam memberangkatkan sebulan membuat jadwal 10 kali pemberangkatan,” ungkapnya.
SmArts Umroh memberikan banyak kemudahan bagi masyarakat yang ingin berangkat ibadah ke tanah suci, diantaranya dengan Umroh Angsuran yang bermitra dengan AMITRA yaitu FIF Group.
“Insyaallah kami dengan sistim syariah, amanah lalu mempermudah, juga sistim cicilan yaitu DP 8 juta langsung berangkat ke tanah suci, jadi insyaallah lebih aman, jamaah lebih aman, jamaah bisa cicil dengan waktu 1 tahun, 2 tahun atau 3 tahun tanpa adanya jaminan sama sekali. Kemudahan lain yaitu dengan DP 1,5 juta, DP 200 ribu, kami tampung semua dan kami buatkan rekening khusus pribadi dengan nama jamaahnya, lalu jamaah itu bisa mengecek rekening tabungan mereka masing- masing. Jadi tidak kami bohongi, kita transparan dengan jamaah, jamaah kumpul uangnya berapa itu mereka tau semua karena kita bekerjasama dengan bank terkait yang ada di Kabupaten Purworejo,” jelasnya.
Sejak hadir di Purworejo, jumlah jamaah yang berangkat ketanah suci melalui SmArts Umroh semakin bertambah setiap tahunnya. Bahkan dengan satu jamaahpun, SmArts Umroh Purworejo pernah memberangkatkan meskipun secara hitungan materi adalah rugi.
“Tapi tujuan kami menolong, memfasilitasi jamaah masyarakat Purworejo supaya bisa berangkat ke baitullah, dan alhamdulilah beliau hadir disini, Bu Karsinah namanya, jamaah kami yang merasa dirugikan oleh salah satu travel yang ada di Kabupaten Purworejo, akhirnya kamilah yang memberangkatkan beliau untuk sampai ditanah suci,” bebernya.
Dengan semakin banyaknya masyarakat yang ingin berangkat ke tanah suci, ustadz Uje berharap pemerintah Kabupaten Purworejo bisa memberikan fasilitas tempat untuk manasik dan kantor imigrasi di Kabupaten Purworejo guna memudahkan masyarakat yang ingin berangkat haji atau umroh ke tanah suci.
“Untuk bisa memudahkan khususnya masyarakat Kabupaten Purworejo sehingga ketika mereka berangkat umroh, berangkat haji, sudah ada fasilitas itu, jadi tidak lagi kita ke Fatimatuzzahra, yaitu ke Semarang, alangkah jauh kita mengadakan manasik kesana, jadi bisa irit biaya lah. Termasuk kantor imigrasi, saya punya pandangan kedepan kok harus ada kantor imigrasi di Kabupaten Purworejo karena sudah mulai terdekatnya kita dengan bandara internasional yang ada di Kulonprogo, Yogyakarta. Jadi akses internasional, akses masyarakat masuk Purworejo itu peluangnya sangat besar, makanya kami berharap adanya kantor imigrasi di Kabupaten Purworejo. Ya syukur- syukur pemerintahan kabupaten bisa memfasilitasi,” terangnya.
Dalam kesempatan itu, Ustadz Uje juga menyampaikan terima kasih kepada para donatur khususnya Bank Jateng yang sudah menfasilitasi dengan menyantuni anak – anak yatim. Dengan donatur Bank Jateng itu diharapkan bisa membawa keberkahan khususnya bagi SmArts Umroh, lalu anak- anak yatim, dan Bank Jateng itu sendiri.
“Harapan kedepan kami bisa menjadi travel terbesar di Kabupaten Purworejo, dengan aman, amanah dan terpercaya,” harapnya.
Sementara itu wakil Ketua DPRD Kabupaten Purworejo, Yophi Prabowo yang hadir dalam acara itu menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang diselenggarakan oleh SmArt Umroh Purworejo. Memurutnya kegiatan itu sangat baik, dan gerakan atau kiprah ustadz Uje terkait dengan SmArts Umroh di Kabupaten Purworejo juga sangat bagus.
“Beliau juga bisa membantu masyarakat Kabupaten Purworejo yang akan menunaikan ibadah ke tanah suci dengan marketing yang bagus, sehingga banyak membantu masyarakat di Purworejo. Harapan saya mudah- mudahan SmArts Umroh kedepan semakin dicintai oleh masyarakat Purworejo dan SmArts Umroh bisa semakin maju, berkembang, dan tentunya juga bisa memberikan kontribusi bagi masyarakat di Kabupaten Purworejo,” kata Yophi.
Terkait dengan keinginan ustadz Uje yaitu adanya tempat manasik haji dan kantor imigrasi di Kabupaten Purworejo, Yophie menilai sangat bagus, karena masyarakat Purworejo memang mayoritas muslim.
“Kami sangat mengapresiasi dan kedepan kami upayakan, karena memang banyak masyarakat Purworejo yang setiap tahunnya ingin berangkat ibadah ke tanah suci. Dan itu pemerintah Kabupaten Purworejo harus menanggapi dan juga harus memperjuangkan apa yang menjadi masukan dan aspirasi dari masyarakat, supaya semua bentuk perijinan bagi masyarakat yang ingin berangkat ibadah haji dan umroh bisa lebih lancar untuk pengurusan perijinanya dan dari Pemda Purworejo bisa membantu masyarakat yang akan berangkat ibadah ke tanah suci. Sekali lagi kami mengapresiasi dan mudah- mudahan kedepan pemerintah daerah Kabupaten Purworejo bisa segera melaksanakan dan menindaklanjuti apa yang menjadi usulan tersebut,” pungkas Yophi. (P24/wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.








