NGOMBOL, purworejo24.com – Nelayan dan warga Desa Keburuhan, Kecamatan Ngombol, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, digemparkan dengan penemuan sosok jenazah bayi laki- laki, ditepi pantai Pasir Puncu ikut Desa Keburuhan, pada Senin (1/1/2024).
Belum diketahui identitas bayi tersebut, diduga bayi tersebut merupakan hasil hubungan gelap dan sengaja dibuang oleh orang tuanya.
Saat ini jenazah bayi tersebut sudah dibawa ke RSUD Tjitrowardojo Purworejo untuk diautopsi dan masih dalam penyelidikan pihak berwajib.
Kepala Desa Keburuhan, Trubus bersama Danpos AL Keburuhan, Pelda Bek Pujianto, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WA mengatakan, jenazah bayi laki- laki itu ditemukan pertama kali oleh nelayan yang hendak mencari ikan di bibir pantai Pasir Puncu pada Senin (1/1/2024) sekitar pukul 10.30 wib.
“Waktu itu ada nelayan yang merupakan warga Keburuhan bernama Alan Fandi Prayogo, sehabis tebar jaring melihat dibibir pantai sebelah barat yang berjarak kurang lebih 100 m (seratus meter) ada benda tersapu ombak yang diduga ikan atau penyu yang terdampar kearah bibir pantai, benda tersebut posisi menggelinding. Semula diduga benda/ikan yang terdampar ternyata seorang bayi laki-laki tanpa identitas yang sudah meninggal dunia,” ungkapnya.
Bayi itu, lanjutnya, ditemukan dalam kondisi tidak memakai pakaian dan masih ada tali pusar. Bayi tersebut ditemukan dalam posisi telentang.
“Selanjutnya oleh nelayan bayi itu diangkat ke daratan, lalu menghubungi warga lain dan kemudian melaporkan kepada pihak kepolisian untuk proses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” lanjutnya.
Tak lama kemudian, petugas medis dan kepolisian Sektor Ngombol datang guna melakukan pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan dihasilkan bayi sudah meninggal dunia. Diduga bayi itu terbawa arus ombak dan kemudian terdampar di bibir pantai Pasir Puncu.
“Ditubuh korban tidak ada pakaian dan tanpa identitas yang melekat pada tubuhnya,” jelasnya.
Disampaikan, berdasarkan Medis Puskesmas Ngombol,, tubuh bayi itu sudah terkena air laut sehingga sulit diperkirakan lama bayi tersebut meninggal dunia. Bayi tersebut diperkirakan sudah lahir / persalinan dan dari tubuh korban masih ada tali pusarl.
“Pada tubuh bayi juga sudah ada pembengkakan dan pada tubuh korban sebagian sudah membiru,” pungkasnya. (P24/wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.








