GRABAG, purworejo24.com – Menjelang habis masa jabatan sebagai Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, berpamitan dengan warga Kabupaten Purworejo, yakni kabupaten yang menjadi kampung halaman atau tempat tinggalnya bagi orang tua dan keluarganya.
Pamitan itu disampaikan Ganjar secara online atau melalui aplikasi zoom, di hadapan tokoh dan warga masyarakat Desa Ukirsari Kecamatan Grabag, dalam rangka tasyakuran walimatul khitan, Budi Setiono Saputro, putra Kepala Desa Ukirsari, Saru Riyadi, yang dilaksanakan dihalaman rumah pribadi Saru Riyadi, pada Senin (14/8/2023) malam.
Dalam tasyakuran walimatul khitan itu, dilaksanakan pementasan wayang kulit semalam suntuk dengan dalang Ki Bambang Wiji Nugroho dari Yogyakarta dengan membawa lakon Wahyu Darmo dan bintang tamu Mbak Tatin.
Hadir dalam malam tasyakuran itu diantaranya Ketua DPRD Kabupaten Purworejo, Dion Agasi Setyabudi bersama sejumlah anggota DPRD Purworejo, Ketua PDM Kabupaten Purworejo, Pujiono, sejumlah kepala desa dan perangkat desa di Kecamatan Grabag dan tokoh masyarakat serta warga Desa Ukirsari, tim pemenangan dan relawan pemenangan Ganjar Pranowo, serta tamu undangan.
“Sebenarnya kehadiran saya itu rencananya ingin bertemu, ngobrol disana, tapi saya tidak bisa karena agenda kegiatan yang tidak bisa saya tinggalkan, saya minta maaf, namun saya sampaikan karena tanggal 5 September 2023 saya sudah selesai, saya ingin pamitan sebenarnya, dengan seluruh masyarakat, dengan seluruh warga, yang selama ini sudah bekerjasama dengan baik.
Dan tentu 10 tahun diberikan amanah oleh masyarakat, masih ada PR-PR yang belum tuntas, nanti kita bereskan, dan tentu saja bapak ibu kalaulah ada tutur kata atau sikap yang tidak sesuai tentu saya mohon maaf.
Dan mudah-mudahan saya berdoa nanti dalam pilihan gubernur setelah saya mudah-mudahan bisa mendapatkan gubernur yang jauh lebih hebat dari saya sehingga harapan kita nantinya Jawa Tengah tambah maju sekali dan itulah yang bisa saya sampaikan, dan sekali lagi salam untuk seluruh keluarga pak Gatot dan seluruh warga yang hari ini sudah hadir di Desa Ukirsari,” kata Ganjar melalui zoom.
Selain penyampaikan pamitan, dalam pertemuan digital itu juga dimanfaatkan untuk dialog antara warga dengan Ganjar Pranowo. Ada tiga warga yang menyampaikan pertanyaan sekaligus ungkapan dan gagasan kepada Ganjar Pranowo, diantaranya oleh ketua PDM Purworejo, Pudjiono, yang menyampaikan tentang pemanfaatan Trans Jateng di Purworejo dan permintaan dibangunya Asrama Haji disekitar bandara internarnasiol YIA Kulonprogo, Yogyakarta, kemudian dari Kepala Desa Jenar Wetan, Aris Karmo yang ingin dilakukannya normalisasi sungai di wilayah Kabupaten Purworejo dan penyampaian dari perwakilan Petir serta warga Ukirsari sebagai bentuk dukungan kepada Ganjar Pranowo untuk maju sebagai calon presiden dalam pemilu 2024 mendatang.
“Yang jelas yang telah disampaikan oleh pak gubernur, di acara malam tasyakuran khitanan adik saya yang jadi kepala desa Ukirsari, Saru Riyadi, beliau pak Ganjar sebenarnya mau rawuh, berhubung ada acara yang tidak bisa ditinggalkan maka beliau tidak bisa rawuh menghadiri acara ini,” ungkap Gatot Prayitno, saudara dari Saru Riyadi, yang menjadi salah satu relawan Ganjar Presiden Republik Indonesia (GPRI
Gatot menyampaikan terima kasih kepada Ganjar Pranowo yang telah sedia hadir melalui zoom, dan dengan kehadiran Ganjar telah membuat warga menjadi senang dan lega.
“Walaupun dengan zoom tapi semua warga sudah merasa puas dan warga semua siap mendukung beliau bapak Ganjar Pranowo bisa jadi presiden Republik Indonesia. Lantaran relawan- relawan dan semua partai yang bisa bergabung nantinya pak Ganjar bisa terpilih,” ujarnya.(P24/Wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.








