Bencana AlamKecelakaanWisata

Pencarian Korban Laka Laut Dihentikan, Pemdes Jatimalang Minta Spees Boat untuk Sarana SAR di Pantai Jatimalang

112
×

Pencarian Korban Laka Laut Dihentikan, Pemdes Jatimalang Minta Spees Boat untuk Sarana SAR di Pantai Jatimalang

Sebarkan artikel ini
Operasi SAR gabungan pencarian korban tenggelam di Pantai Jatimalang atau Pantai Dewa Ruci
Operasi SAR gabungan pencarian korban tenggelam di Pantai Jatimalang atau Pantai Dewa Ruci

PURWODADI, purworejo24.com – Setelah tujuh hari sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) Basarnas, proses pencarian terhadap Aldi Nur Pratama, remaja asal Desa Geparang, Kecamatan Purwodadi, Purworejo, Jawa Tengah, yang menjadi korban laka laut di Pantai Dewaruci, Desa Jatimalang, Kecamatan Purwodadi resmi dihentikan pada Selasa tanggal 29 Maret 2022.

Sejumlah personil tim Search and Rescue (SAR) gabungan dari berbagai organisasi dan instansi itu belum membuahkan hasil dalam pencarian terhadap korban yang hilang akibat terseret ombak saat bermain dan mandi di pantai Dewaruci pada Rabu tanggal 23 Maret 2022 sore lalu.

“Tim SAR (Search and Rescue) gabungan sudah melakukan pencarian secara maksimal dengan penyisiran darat maupun laut. Namun sampai hari ke tujuh, korban hilang belum berhasil ditemukan juga. Sesuai SOP, operasi ditutup jika pencarian sudah 7 hari korban belum ditemukan dan tidak ada permintaan perpanjangan pencarian dari pihak keluarga korban,” kata Ketua SAR Dewaruci, Rusgiyanto saat dikonfirmasi pada Rabu tanggal 30 Maret 2022 pagi.

Kendati demikian, pihaknya mengaku bersama nelayan dan warga di pantai Dewaruci akan terus memantau dan siap siaga apabila di kemudian hari ada informasi ataupun tanda-tanda keberadaan dari korban hilang tersebut.

Terpisah, Kepala Desa Jatimalang, Suwarto, mengatakan, pantai Dewaruci yang terletak di selatan Jawa menjadi lokasi wisata pantai yang melarang bagi setiap pengunjung untuk mandi di laut.

Selain ombak pantai laut selatan yang besar, di pantai tersebut banyak menyimpan sejumlah lebeng atau palung yang posisinya tidak bisa diketahui oleh pengunjung. Hal itu sangat berbahaya jika pengunjung tidak berhati-hati saat berada dekat di lokasi tersebut.

“Menghindarkan terjadinya laka laut, kami juga BPBD Purworejo dan SAR serta Dinas terkait telah menyarankan kepada pengunjung atau warga yang datang agar tidak mandi di pantai. Meskipun tampaknya bersahabat, gelombang pantai bisa sewaktu-waktu berubah dengan cepat.

Larangan itu selalu kita sampaikan baik melalui pengeras suara di pos pantau, teguran langsung juga pemasangan tanda larangan, namun demikian pengunjung kadang masih banyak yang nekat mandi dilaut,” katanya.

Masih seringnya terjadi kecelakaan dilokasi itu, dan dalam rangka mengantisipasi penyelamatan dan proses evakuasi terhadap korban kecelakaan laut, Pemdes Jatimalang berharap ada perhatian lebih dari pemerintah dan memberikan sejumlah sarana prasana bagi tim SAR yang ada di pantai Dewaruci.

“Kalau boleh meminta, disana butuh kapal jenis speed boat atau motor boat atau juga jet ski atau apapun istilahnya yang bisa meluncur dengan cepat untuk bisa melakukan evakuasi jika terjadi kecelakaan, jika di lokasi hanya ada kapal nelayan tentu akan sulit untuk mengejar atau melakukan pertolongan terhadap korban yang terseret ombak,” ujarnya.

Tak hanya itu, karena keterbatasan tenaga dan sarana, pemerintah melalui BPBD juga dinas terkait untuk tak jemu memberikan pelatihan terhadap para nelayan atau tim SAR yang berada di lokasi pantai, untuk meningkatkan pengetahuan dan skill dalam melakukan pertolongan terhadap korban.

“Pantai ini menjadi satu- satunya lokasi wisata yang dikelola langsung oleh Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Purworejo, jadi selain ada petugas TPR dan kebersihan kami berharap ada petugas pemantau khusus yang ditempatkan di lokasi pantai atau gardu/pos pantau dengan harapan bisa ikut menjaga dan mengantisipasi kecelakaan jika terjadi kelonjakan pengunjung, bukan pada hari libur namun juga pada hari- hari biasa,” harapnya.([24/Wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.