EkonomiPemerintahanPendidikanTransportasi

Jalan Rusak karena Proyek Kedung Putri, Siswa di Purworejo Mandi Lumpur Saat berangkat ke Sekolah

187
×

Jalan Rusak karena Proyek Kedung Putri, Siswa di Purworejo Mandi Lumpur Saat berangkat ke Sekolah

Sebarkan artikel ini
Seorang siswa bersusah payah, dengan badan penuh lumpur saat melintas jalan Trirejo dan Kelurahan Baledono, Purworejo
Seorang siswa bersusah payah, dengan badan penuh lumpur saat melintas jalan Trirejo dan Kelurahan Baledono, Purworejo

PURWOREJO, purworejo24.com – Pengerjaan Proyek Irigasi Kedung Putri menyebabkan jalan yang menghubungkan Desa Trirejo khususnya Dusun Watubelah dan Kelurahan Baledono Rusak parah. Akibatnya banyak siswa-siswi dari dusun tersebut yang bersekolah di Kelurahan Baledono harus mandi lumpur akibat terjatuh dan terpeleset karena jalan yang berlumpur.

Salah seorang warga Dusun Watubelah, Miftah Farid menjelaskan, kerusakan jalan tersebut sudah terjadi sejak seminggu yang lalu, puncaknya hari ini ia melihat tragedi jatuhnya siswi kelas lima SD hingga mandi lumpur sambil menenteng sepeda miliknya. Miftah mengeluhkan kejadian tersebut tidak hanya sekali terjadi bahkan sudah tercatat lebih dari 5 kali terjadi hal serupa.

“Tadi ada murid SDN di Baledono yang jatuh karena jalannya yang berlumpur dan sudah 5 kali lebih orang-orang terpeleset di daerah itu,” katanya kepada Purworejo 24.com pada Selasa 21 Desember 2021.

Kondisi jalan penghubung Dusun Watubelah Desa Trirejo dan Kelurahan Baledono
Kondisi jalan penghubung Dusun Watubelah Desa Trirejo dan Kelurahan Baledono

Lanjutnya, akses yang jalan rusak tersebut merupakan akses utama warga yang akan pergi ke Pasar Baledono maupun ke Pusat Kota. Dengan rusaknya jalan tersebut warga harus memutar 2 kali lipat lebih jauh hingga 4 kilo meter untuk ke pasar, ke sekolah maupun ke pusat kota.

“Warga mayoritas bersekolah di Baledono dan banyak juga warga yang harus ke Pasar Baledono harus memutar agar tidak melewati jalan rusak itu, jaraknya cukup jauh kasihan anak-anak kalau harus memutar lewat jalan yang tembus ke Sejiwan ,” katanya.

Farid menambahkan akses perekonomian warga dusun juga dalam sepekan terakhir terhambat oleh akses jalan rusak tersebut. Terlihat di lokasi alat berat jenis Backhoe juga turut menambah rusak jalan yang dilaluinya.

“Kita berharap pengerjaan cepat segera diselesaikan dan setelahnya jalan akses tersebut dikembalikan seperti semula agar para anak-anak sekolah tidak terimbas rusaknya jalan,” tandasnya.(P24/Bayu)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.