InspirasiKesehatan

Terungkap, Dermawan yang Bantu Warga Nekat Jalan Kaki Cari Sumbangan untuk Bayar Biaya RS Anaknya

1818
×

Terungkap, Dermawan yang Bantu Warga Nekat Jalan Kaki Cari Sumbangan untuk Bayar Biaya RS Anaknya

Sebarkan artikel ini
Adi Hidayat, warga Desa Cengkawakrejo Kecamatan Banyuurip, Purworejo membawa kardus untuk meminta bantuan masyarakat yang ditemuinya. (Foto.dok/istimewa)
Adi Hidayat, warga Desa Cengkawakrejo Kecamatan Banyuurip, Purworejo membawa kardus untuk meminta bantuan masyarakat yang ditemuinya. (Foto.dok/istimewa)

BANYUURIP, purworejo24.com – Bingung tak bisa membayar biaya rumah sakit untuk anaknya yang tengah dirawat di rumah sakit, seorang warga Desa Cengkawakrejo, Purworejo, Jawa Tengah, nekat melakukan aksi dengan berjalan kaki hingga beberapa kilometer. Hingga akhirnya ada dermawan yang membantunya. Sambil berjalan di tengah guyuran hujan malam pada hari Jumat, (21/2/2020) sekitar pukul 23.00 WIB lalu, Adi Hidayat, warga RT 1 RW 4 Desa Cengkawakrejo Kecamatan Banyuurip, Purworejo membawa kardus untuk meminta bantuan masyarakat yang ditemuinya. Dia juga membuat tulisan yang digantung di lehernya untuk memohon bantuan biaya untuk membayar biaya rumah sakit anaknya. Adi berjalan hingga sampai di Satlantas Polres Purworejo.

Mengetahui hal itu, seorang polisi merasa iba dan memberikan bantuan kepada Adi. Selang beberapa waktu, datang dua orang tak dikenal menemui Suprapti, istri Adi yang saat itu masih menunggui anaknya di rumah sakit.

“Dua orang itu berpakaian rapi datang menjenguk, dan ternyata dua bapak-bapak itu memberikan bantuan sejumlah uang kepada kami. Mereka tidak bilang siapa namanya, hanya bilang ini ada titipan dari komandan kami. Habis itu mereka pergi,” jelas Prapti, saat ditemui dirumahnya, Sabtu (7/3/2020).

Suprapti, istri Adi yang saat itu masih menunggui anaknya di rumah sakit.
Suprapti, istri Adi yang saat itu masih menunggui anaknya di rumah sakit. (Foto.dok/istimewa)

Suprapti mengaku tak mengetahui dan tak menyangka jika suaminya nekat melakukan itu.

“Anak saya dirawat karena sakit panas, diare dan sempat setep-setep. Nah saat itu, saya telpon suami berulang kali kok tidak diangkat. Saya khawatir, ternyata dia berjalan kaki mencari bantuan,” terangnya.

Dikatakan, saat itu mereka sama sekali tak memiliki uang untuk membayar biaya perawatan putrinya. Mereka yang baru dua bulan pindah dari Jakarta juga belum bisa mengurus surat-surat, sehingga tidak bisa mendapat bantuan pemerintah.

“Suami saya kerja serabutan di bengkel las, tapi sering ditipu, tidak dibayar. Saya juga tidak bekerja. Sekarang suami sedang di Jogja, katanya ada kerjaan di sana, tapi bayarannya juga belum jelas,” jelasnya.

Dengan bantuan yang diberikan, Suprapti sangat ingin bertemu dengan pahlawan yang membantunya itu. Setelah ditelusuri, ternyata kedua orang yang ke RS tersebut adalah utusan dari Bripka Boby yang bertugas di Satlantas Polres Purworejo yang saat ini dipimpin oleh AKP Dany Kurniawan. Saat ditemui sore ini, dia mengiyakan jika dirinya yang membantu.

“Sesuai dengan arahan pimpinan, tugas polisi sesuai promoter Kapolri polisi harus melayani masyarakat dengan baik. Bantuan itu merupakan wujud pelayanan dari kami,” ujar Boby singkat. (P24-Drt)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.