PURWOREJO, purworejo24.com – Pemerintah Desa Condong Catur bersama masyarakat Desa Wonotulus mengadakan Gowes 201. Acara ini digelar untuk menjaga silaturahmi yang selama ini sudah terbangun antara masyarakat Condong Catur dengan masyarakat Wonotulus Kabupaten Purworejo serta mengenalkan berbagai makanan khas Desa Wonotulus.
Reno Candra Sangaji Kepala Desa Condong Catur sekaligus pembina dalam kegiatan tersebut mengungkapkan bahwa hubungan baik antara Desa Wonotulus dan Desa Condong Catur terjalin sejak 4 tahun yang lalu.
“Kita silaturahim untuk mengunjungi Desa Wonotulus yang mana adalah desa yang pernah bekerjasama dengan Pemerintahan Desa (Condong Catur) ketika ada kejadian tanah longsor tahun 2016,” ucapnya kepada purworejo24.com saat ditemui usai acara pada Minggu (29/9/2019)
Kegiatan gowes yang dimulai dari balai Desa Condong Catur melewati Jalan Ringroad dan Finish di Desa Wonotulus ini diikuti oleh ratusan penggiat sepeda dari berbagai daerah.
“Yang ter-register ini sebanyak 62 kelompok dari Jateng-DIY, dari Wonosobo, Solo, Sragen, Klaten, tadi juga dari muntilan juga ada. Tadi kita start-kan 800 , ya di perjalanan ada tambahan,” ucapnya.
Salah satu panitia dari Desa Wonotulus, Parjiah mengungkapkan bahwa selain silaturahim acara ini juga bertujuan untuk mengenalkan produk unggulan dari Desa Wonotulus sendiri khususnya adalah makanan. Pada acara tersebut semua peserta dijamu dengan makanan khas pedesaan.
“Yang kita sediakan disini adalah makanan khas Desa Wonotulus yaitu Oblok-oblok Bayung, Spring, Lodeh Jantung, Sayur Pondoh, Sayur Daun Kelor, Sop Bening Katu untuk sayurannya, untuk makanan ala Desa Wonotulus yaitu Suweg, Mbili, Kluwo (bahan dasarnya dari ketela), sama Grontol makanan dari jagung itu. untuk minumannya ada Jahe, Sere, Temulawak terus Legen, dan Asem ini semua kami buat sendiri mas,” ucapnya.
Setelah para peserta Gowes ini berkumpul semua di Desa Wonotulus panitia mengadakan Bakti Sosial yaitu Pengobatan Gratis dan Terapi Bekam bagi seluruh peserta yang hadir maupun masyarakat yang datang.
Ada hal unik dalam pagelaran Gowes yang menempuh jarak sekitar 140 KM Pulang-pergi ini. Yaitu hadirnya sosok kakek-kakek yang masih semangat dalam mengikuti Gowes lintas kota ini.
Willy nama nya kakek berusia 78 tahun asal Desa Gunung Ketur Kecamatan Pakualaman ini mengaku senang mengikuti kegiatan ini dan dengan bersepeda dapat membuatnya sehat jasmani hingga umur yang sudah lanjut ini.
“Ya saya seneng saja ikut ini, karena dengan bersepeda bagi saya dapat memperpanjang umur, dengan bersepeda saya tidak pernah sakit lagi, kalau sakit Flu misalnya nanti kalau di buat bersepeda akan langsung sembuh,” tandasnya (P24-Byu)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.








