Kebakaran

Kebakaran Industri Tahu di Katerban, Satu Orang Pingsan dan Kerugian Capai Rp50 Juta

363
×

Kebakaran Industri Tahu di Katerban, Satu Orang Pingsan dan Kerugian Capai Rp50 Juta

Sebarkan artikel ini
Petugas saat melakukan pemadaman
Petugas saat melakukan pemadaman

KUTOARJO, purworejo24.com – Kebakaran melanda industri UMKM Tahu Katerban yang berada di RT 004/RW 002, Kelurahan Katerban, Kecamatan Kutoarjo, Kabupaten Purworejo, pada Sabtu (21/2/2026) petang.

Peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang pingsan serta kerugian materiil ditaksir mencapai Rp50 juta.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran pada Kantor Satpol PP dan Damkar Kabupaten Purworejo, Slamet, S.IP, mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 18.30 WIB.

Api dengan cepat membesar karena lokasi produksi didominasi bangunan berbahan kayu dan terdapat bahan bakar di dalamnya.

Api diduga berasal dari panas pembakaran tungku berbahan bakar merang yang belum padam sempurna. Panas tersebut kemudian membakar minyak pada wajan penggorengan dan menyambar bangunan produksi serta bahan bakar solar,” jelas Slamet.

Pemilik usaha bersama warga sekitar sempat berupaya melakukan pemadaman secara mandiri. Namun karena api terus membesar, mereka kemudian menghubungi Pemadam Kebakaran Kabupaten Purworejo melalui Mako, yang selanjutnya diteruskan ke Damkar Pos Kutoarjo.

Proses pemadaman dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Damkar Kabupaten Purworejo, Polsek Kutoarjo, Polres Purworejo melalui Unit Inafis, perangkat kelurahan, warga setempat, serta relawan.

Regu A Damkar Pos Kutoarjo menurunkan lima personel untuk menangani kebakaran tersebut.

Api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 20.05 WIB,” tambah Slamet.

Dalam peristiwa ini, seorang korban bernama Niko Febrianto (34) dilaporkan sempat pingsan akibat sesak napas karena menghirup asap. Korban segera mendapatkan penanganan dan tidak dilaporkan mengalami luka serius.

Slamet mengimbau para pelaku usaha, khususnya industri rumahan yang menggunakan tungku pembakaran, agar lebih berhati-hati dan memastikan sumber api benar-benar padam guna mencegah terjadinya kebakaran serupa di kemudian hari. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.