PURWOREJO, purworejo24.com — Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Purworejo memastikan kesiapan sarana dan prasarana lalu lintas menjelang arus mudik dan balik Lebaran 2026. Namun demikian, pengecatan marka jalan dipastikan belum dapat dilaksanakan dalam waktu dekat dan direncanakan baru dilakukan setelah Lebaran.
Kepala Seksi Pengembangan Lalu Lintas dan Perlengkapan Jalan (PLLPJ) Dishub Purworejo, Didik Setyawan, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya lebih memprioritaskan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan melalui optimalisasi penerangan jalan serta pemasangan rambu lalu lintas.
“Untuk marka jalan memang belum bisa kami laksanakan sekarang, kemungkinan setelah Lebaran. Saat ini fokus kami pada kesiapan jalur mudik, terutama penerangan jalan dan rambu,” ujar Didik.
Dishub Purworejo telah melakukan survei di sejumlah jalur mudik, termasuk Jalur Daendels dan ruas jalan provinsi. Di Jalur Daendels, ditemukan sejumlah Penerangan Jalan Umum (PJU) yang tertutup ranting pohon.
Pembersihan ranting tersebut dijadwalkan mulai minggu depan agar pencahayaan jalan dapat berfungsi maksimal, khususnya pada malam hari.
Sementara itu, untuk jalan provinsi, Dishub masih melakukan koordinasi dengan pemerintah provinsi Jawa Tengah. Hal ini dikarenakan beberapa titik PJU di ruas tersebut juga mengalami kondisi serupa, yakni tertutup oleh ranting pohon.
Selain penerangan, Dishub juga akan memasang rambu tambahan, baik berupa rambu permanen maupun banner informasi.
Pemasangan ini direncanakan sekitar H-10 Lebaran dan diprioritaskan di jalur-jalur yang dilalui pemudik, termasuk rambu penunjuk arah dan rambu peringatan.
Didik menambahkan, pihaknya masih menunggu informasi resmi terkait jadwal libur sekolah, yang biasanya berpengaruh signifikan terhadap peningkatan volume kendaraan dan pergerakan arus mudik.
Selama masa libur Lebaran, Dishub Purworejo akan memberlakukan piket petugas untuk memastikan PJU tetap berfungsi dengan baik.
Masyarakat juga diimbau untuk berperan aktif dengan melaporkan apabila menemukan lampu jalan yang mati agar dapat segera ditindaklanjuti.
“Survei lampu jalan hampir kami lakukan setiap hari, meskipun memang keterbatasan personel menjadi tantangan. Saat ini hanya ada sembilan petugas yang harus menangani 16 kecamatan,” jelasnya.
Selain keterbatasan personel, kondisi lampu jalan yang belum seluruhnya menggunakan teknologi LED juga menjadi kendala, karena pencahayaannya dinilai kurang terang meskipun masih berfungsi.
Dishub memprediksi Jalur Daendels tetap menjadi jalur favorit pemudik tahun ini. Oleh karena itu, koordinasi lintas instansi terus dilakukan, termasuk dengan pemerintah provinsi, terutama untuk mengantisipasi arus kendaraan dari arah Magelang.
Terkait pembatasan operasional kendaraan angkutan barang atau truk selama arus mudik dan balik Lebaran, Dishub Purworejo menyatakan masih menunggu surat edaran resmi dari Kementerian Perhubungan sebelum menyampaikan informasi lebih lanjut kepada masyarakat. (P24/wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







