PURWOREJO, purworejo24.com – Pemerintah Kabupaten Purworejo melalui Dinas Sosial Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsosdaldukkb) menyelenggarakan Wisuda Graduasi Mandiri Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) Tahun 2026.
Kegiatan tersebut digelar di Pendopo Agung Kabupaten Purworejo, pada Rabu (11/2/2026).
Sebanyak 415 perwakilan KPM hadir mengikuti prosesi wisuda dan menerima sertifikat graduasi secara simbolis yang diserahkan langsung oleh Bupati Purworejo, Yuli Hastuti, S.H. Wisuda ini menjadi penanda keberhasilan keluarga penerima manfaat yang telah mampu mandiri dan secara sukarela keluar dari kepesertaan PKH.
Dalam sambutannya, Bupati Yuli Hastuti menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada seluruh KPM yang telah berhasil mencapai kemandirian. Menurutnya, graduasi mandiri merupakan bukti nyata bahwa program PKH mampu mendorong perubahan kehidupan masyarakat ke arah yang lebih baik.
“Wisuda hari ini bukanlah akhir, melainkan awal perjalanan baru menuju kehidupan yang lebih sejahtera. Keputusan Bapak dan Ibu untuk lulus secara mandiri adalah langkah mulia, karena membuka kesempatan bagi keluarga lain yang masih membutuhkan bantuan,” ungkap Bupati.
Ia menegaskan, pada tahun 2026 Pemerintah Kabupaten Purworejo mengusulkan sebanyak 1.138 KPM untuk dinyatakan lulus dari kepesertaan PKH.
Dari jumlah tersebut, 1.071 KPM telah mendapatkan persetujuan dari Kementerian Sosial Republik Indonesia.
Kehadiran 415 KPM dalam kegiatan wisuda ini merupakan perwakilan dari seluruh keluarga yang dinyatakan lulus. Selain KPM, sertifikat penghargaan juga diberikan secara simbolis kepada perwakilan KPM dari 16 kecamatan serta kepada tiga pendamping sosial terbaik dengan capaian graduasi mandiri terbanyak.
Kepala Dinsosdaldukkb Kabupaten Purworejo, Andang Nugerahatara Sutrisno, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan wisuda ini bertujuan memberikan apresiasi atas keberhasilan KPM dalam mencapai kemandirian, sekaligus sebagai bagian dari upaya percepatan penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Purworejo.
“Keberhasilan PKH ditandai dengan Graduasi Mandiri, yaitu ketika KPM telah mampu memenuhi kebutuhan hidup secara berkelanjutan dan secara sukarela keluar dari program. Capaian ini merupakan hasil sinergi antara KPM, pendamping sosial, serta seluruh pemangku kepentingan,” jelasnya.
Sebagai informasi, Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan bantuan sosial bersyarat yang berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui akses pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial. Graduasi mandiri menunjukkan bahwa keluarga penerima manfaat telah mampu memenuhi kebutuhan dasarnya tanpa bergantung pada bantuan pemerintah.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Purworejo berharap keberhasilan ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan melalui pengembangan usaha, pengelolaan keuangan yang bijak, serta peningkatan keterampilan.
Capaian 1.138 keluarga yang telah mandiri diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi KPM lainnya untuk terus berjuang menuju kemandirian, demi terwujudnya Purworejo yang semakin sejahtera dan berdaya saing.
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







