KUTOARJO, purworejo24.com – Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Kabupaten Purworejo mengadakan serangkaian acara berupa Jalan Sehat dan Senam Anak Indonesia Hebat di Alun-alun Kutoarjo pada Ahad (25/05/25).
Wisnu Anggoro selaku Ketua FGM Purworejo menyampaikan agenda ini dimaksudkan sebagai ajang mempertemukan guru karyawan Muhammadiyah se-Kabupaten Purworejo dan juga membiasakan berolahraga.
“Kami ingin mengumpulkan momen silaturahmi guru- guru Muhammadiyah – `Aisyiyah se-Kabupaten Purworejo agar terjalin ta`aruf silaturahmi saling kenal, juga sebagai kegiatan kami menindaklanjuti rapat kerja FGM yang memprogramkan pertengahan semester merumuskan mempertemukan mengumpulkan guru karyawan agar terus dapat bersatu,” ujar Wisnu Anggoro.
Jalan sehat dilepas oleh Ketua PDM Purworejo, Pujiono, didampingi Bunadi selaku Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Purworejo.
Usai jalan sehat mereka kemudian mengikuti senam anak Indonesia hebat. Senam ini diinstrukturi oleh Guru dan Siswa SD Muhammadiyah Kutoarjo.
Senam ini merupakan salah satu gerakan sehat yang diinisiasi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia bagi setiap sekolah untuk membiasakan senam pada pagi hari.
“Program ke depan FGM Purworejo ketika nanti akan mengikuti Rakornas FGM pada Juli 2026 yang dihadiri Presiden RI Prabowo Subianto akan ada banyak program dihasilkan dan kita akan breakdown diadakan di tingkat daerah. Dengan harapan mampu mensejahterakan guru dalam berkiprah pada dunia pendidikan,” jelas Wisnu Anggoro yang juga merupakan guru aktif di SMK Muhammadiyah Purwodadi.
Ketua PDM Purworejo, Pujiono, dalam sambutannya mengapresiasi atas inisiatif FGM Purworejo atas kegiatan itu. Harapanya kegiatan perdana itu dapat dirutinkan yang bukan hanya rutinitas, namun termasuk dalam karakter 7 anak Indonesia hebat yang telah diluncurkan kementerian.
“Kita yakin bahwa senam anak indonesia hebat menjadi sebuah kegiatan yang menggambarkan bahwa kebiasaan anak indonesia salah satunya yakni berolahraga. Dari sisi itu maka Forum Guru Muhammadiyah harus menjadi pionir harus menjadi pelopor tidak hanya muridnya yang senam tetapi gurunya menjadi contoh dan teladan,” harap Pujiono.
Dalam kesempatan itu Pujiono menekankan akan pentingnya teladan bagi muridnya dari gurunya.
“Dalam rangka untuk menjadi contoh baik bagi anak didiknya agar bisa melaksanakan kegiatan berolahraga dalam kontek adalah anak indonesia hebat ke depan. Insya Allah kalau ini menjadi kegiatan rutin bukan rutinitas maka 5-10 tahun yang akan datang anak-anak Muhammadiyah yang dididik Muhammadiyah akan menjadi kader umat kader bangsa dan kader persyarikatan yang bisa membawa kebanggaan bagi orang tua, masyarakat dan negara,” jelas Pujiono.
Momen ini juga menjadi semarak dengan dibagikan undia doorprice dan penampilan sejumlah seni lagu bersenandung oleh sejumlah guru. (P24/wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







