BANYUURIP, purworejo24.com – Dukungan terhadap paslon nomor ururt 1, Yophi-Lukman terus bertambah, kali ini datang dari Relawan Perubahan.
Mereka mendeklarasikan diri untuk mendukung dan memenangkan Yophi-Lukman dalam Pilkada yang akan dihelat pada 27 November 2024 mendatang.
Relawan ini beranggotakan para pemuda yang tersebar di 16 kecamatan yang ada di Kabupaten Purworejo.
Diacara deklarasi, mereka juga melakukan bakti sosial pengobatan gratis di Posko Relawan Perubahan, di Kelurahan Candisari, Kecamatan Banyuurip, pada Kamis (17/10/2024).
Pengobatan ini diikuti oleh puluhan warga yang tinggal di sekitar Posko.
Paslon Yophi-Lukman hadir dengan ditemani istri masing- masing menemui warga dan para relawan.
Yophi dan Estri Utami Setiyowati kompak memilih busana sarimbit batik bernuansa biru ciri khas Partai Demokrat.
Sedangkan Lukman Hakim memakai baju koko dan Lestari Handiyaningsih mengenakan baju muslim senada dipadu rok panjang warna hitam.
Salam kesempatan itu, Cawabup Lukman Hakim, diberikan kesempatan untuk memperkenalkan diri pada warga. Di hadapan puluhan pendukung dan warga yang hadir, purnawirawan TNI berpangkat Letkol itu menegaskan telah mewakafkan dirinya untuk kemajuan Kabupaten Purworejo.
“Saya wakafkan diri saya untuk Purworejo. Agar berubah ke arah yang lebih baik. Dengan berbagai pengalaman yang saya miliki, saya siap mendukung Pak Yophi. Kalau tidak membekali diri (dengan kapasitas), buat apa? Hanya membebani Pak Yophi,” kata Lukman.
Ia menegaskan, meskipun yang mengusung dia dan Yophi Prabowo bukan partai koalisi besar, namun mereka tak gentar karena berkoalisi dengan rakyat.
Budayawan senior Purworejo, Sumanang Tirta Sudjana dalam orasinya mengatakan, pesta Pemilu butuh pelembagaan rasa nyaman, rasa damai dan kegembiraan untuk memilih.
“Pondasi bangsa kita ini dalam prosesnya pernah terluka. Kesaktian Pancasila membawa perubahan bagi sejarah bangsa. Ada peran Jendral Sarwo Edhie Wibowo yang berjasa menumpas pemberontakan PKI tanggal 30 September 1965. Karena pondasi bangsa pernah terluka, maka, pelembagaaan kepemiluan harus bisa memberikan rasa aman, damai dan suasana kegembiraan,” kata Sumanang.
Ia menyebut, tak hanya penyelenggara Pemilu yang harus menciptakan suasana damai dan gembira dalam proses pesta demokrasi, namun kontestan (Paslon), khususnya Yophi-Lukman harus bisa memberi rasa gembira kepada masyarakat.
“Era digital ini kita bisa menelisik lewat jejak digital, pondasi moral baik atau tidak. Jangan ragu mendukung orang baik. Di medsos banyak menjadi pengamat, tangannya menuding-nuding kubu lainnya seolah dia paling benar. Memilih pemimpin itu, pilihlah yang futuristik,” ucap Manang.
Futuristik menurut dia adalah, berpolitik dengan mengedepankan pemikiran, memberikan contoh dan tindakan lebih baik dari sekarang.
Politisi futuristik sebagai sebuah konsep baru, bagaimana berbicara tentang pikiran, tindakan, bahkan idealisme dan spirit tentang masa depan.
“Pilih mereka yang bisa adaptif dan solutif. Bukan janji semata. Jangan tertipu dengan janji-janji,” tegas budayawan dan sastrawan asal Desa/Kecamatan Pituruh. (P24/wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.








