Politik

Sosok Ani Yudhoyono di Mata Keluarga

589
×

Sosok Ani Yudhoyono di Mata Keluarga

Sebarkan artikel ini

Purworejo – Istri Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ani Yudhoyono, meninggal dunia hari ini. Di mata keluarganya, Ani merupakan sosok yang baik hati, sederhana,  dan penuh perhatian dengan keluarga.

Ani Yudhoyono yang lahir dengan nama Kristiani Herrawati pada 6 Juli 1952 yang lalu mengembuskan napas terakhir di National University Hospital (NUH), Singapura pada Sabtu (1/6/2019) pagi. Keluarga besar ibu Ani di Purworejo, Jawa Tengah merasa sangat kehilangan.

Yulia Sepupu menceritakan masa kecilnya bersama Alm Ani Yudhoyono.
Yulia Sepupu menceritakan masa kecilnya bersama Alm Ani Yudhoyono.

Sepupu ibu Ani yakni Yulia (69) yang ditemui purworejo24 di kediamannya Jl Brigjen Katamso Purworejo menuturkan awalnya tak percaya jika Dik Ani, nama panggilan Yulia terhadap Ani Yudhoyono meninggal, karena sempat beredar hoax sabtu pagi tadi. Ia sendiri mendengar kabar duka itu dari salah satu wartawan yang mendatangi rumahnya.

“Sebelumnya saya sempat kirim WA kepada saudara yang di Jakarta. Namun belum ada kabar itu. Bahkan menyatakan Bu Ani masih hidup dan tengah dirawat di ICU.  Namun sekitar satu jam kemudian ada wartawan yang ngasih tahu kabar itu. Kami cek lagi ternyata benar ibu Ani meninggal. Tentu, kami merasa sangat kehilangan beliau,” kata Yulia (69) yang ditemui purworjeo24 di kediamannya, Sabtu (1/6/2019).

Di mata keluarga, Ani sendiri merupakan sosok yang baik, bersahaja dan perhatian terhadap oranglain terutama terhadap keluarga. Dengan mata yang berkaca-kaca, Yulia sedikit bercerita saat kecil bermain bersama Ani di rumah eyang mereka yang kini ia tinggali. Karena selisih umur yang hanya berjarak 2 tahun, Yulia dan Ani Yudhoyono merupakan teman sepermainan.

“Beliau sosok yang baik, bersahaja, tidak sombong dan perhatian sama keluarga. Meski saya bukan pejabat tapi beliau tetap baik dan perhatian,” lanjutnya.

Keluarga pun sangat berharap jenazah Ani Yudhoyono dapat dimakamkan di Purworejo berdampingan dengan mendiang ayahnya Sarwo Edhie Wibowo di makam keluarga. Namun, keinginan itu tidak bisa dipenuhi karena menurut rencana, Ani akan disemayamkan di Cikeas Jawa barat, dan selanjutnya akan dimakamkan di TMP Kalibata.

“Kepinginnya kami ya ibu Ani dimakamkan di Purworejo, karena keluarga besarnya kan dimakamkan di sini semua, kalau di Kalibata kan jauh misal kami mau nyekar. Tapi mungkin karena penghargaan dari pemerintah harus dimakamkan di sana ya sudah,” tutupnya. (P24-Rex)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.