PURWOREJO, Purworejo24.com – DPD Partai Golkar Kabupaten Purworejo menargetkan peningkatan perolehan kursi DPRD dari delapan menjadi 11 kursi pada Pemilu 2029.
Target tersebut akan diwujudkan melalui penguatan organisasi, kaderisasi, pemanfaatan teknologi informasi, serta konsolidasi hingga tingkat desa dan kelurahan.
Target itu disampaikan ketua Golkar Kabupaten Purworejo Yuli Hastuti dalam kegiatan Pendidikan Politik dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD Partai Golkar Kabupaten Purworejo yang digelar pada Sabtu (17/10/2026).
Hadir dalam Rakorda tersebut Perwakilan DPW Golkar Jawa Tengah yang diwakili oleh Imam Teguh Purnomo, jajaran DPD Golkar Purworejo dan seluruh DPRD Fraksi Golkar Kabupaten Purworejo di Hotel Plaza.
Forum tersebut menjadi momentum untuk mengevaluasi program organisasi sekaligus menyusun strategi pemenangan partai dalam menghadapi agenda politik mendatang.
Dalam sambutannya, perwakilan DPD Partai Golkar Purworejo Yuli Hastuti menegaskan bahwa target penambahan tiga kursi DPRD tidak cukup dicapai melalui keputusan dalam forum rapat kerja. Target tersebut harus diterjemahkan menjadi program konkret yang terukur dan dilaksanakan secara berkelanjutan.
“Kita harus bekerja berdasarkan data, pemetaan wilayah, evaluasi, komunikasi dengan masyarakat, serta disiplin organisasi yang baik,” kata Yuli Hastuti.
Rakerda kali ini merupakan penjabaran program umum yang telah disampaikan dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke-10 Partai Golkar Purworejo.
Ada tiga prioritas utama yang menjadi perhatian, yakni penguatan organisasi dan kaderisasi, pengabdian kepada masyarakat dan penguatan ekonomi rakyat, serta strategi pemenangan Pemilu 2029 yang disertai sinergi dukungan terhadap pemerintahan.
Forum tersebut diharapkan menghasilkan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program organisasi, konsolidasi antara pengurus di berbagai tingkatan, serta keputusan berupa program kerja yang memiliki target dan jadwal pelaksanaan yang jelas.
“Salah satu agenda yang menjadi perhatian Partai Golkar Purworejo adalah memastikan struktur organisasi berjalan efektif hingga tingkat desa dan kelurahan,” kata Yuli Hastuti
Yuli menyebut, penguatan struktur dinilai penting agar partai tidak hanya memiliki kepengurusan secara administratif, tetapi juga mampu berkomunikasi dan hadir di tengah masyarakat.
Untuk mencapai tujuan tersebut, musyawarah kecamatan serta musyawarah desa dan kelurahan akan dijadikan momentum penyegaran organisasi, konsolidasi, dan regenerasi kepemimpinan.
“Partai Golkar juga memberikan ruang yang lebih besar bagi kader muda dan kader perempuan tanpa mengesampingkan pengalaman kader senior,” kata Yuli
Kaderisasi dipandang sebagai investasi politik jangka panjang. Melalui proses tersebut, partai diharapkan mampu menyiapkan kader yang memahami ideologi dan karakter organisasi, mengerti persoalan masyarakat, serta memiliki kemampuan komunikasi politik yang baik.
Penguatan kader menjadi salah satu langkah penting untuk memperluas jangkauan partai sekaligus menjaga keberlanjutan kepemimpinan organisasi.
Selain penguatan organisasi secara langsung, Partai Golkar Purworejo menilai pemanfaatan teknologi informasi menjadi kebutuhan dalam menghadapi perubahan pola komunikasi masyarakat, terutama di kalangan generasi muda.
Partai didorong menjadi organisasi politik modern yang mampu menggunakan teknologi sebagai sarana penyampaian informasi, pendidikan politik, dan komunikasi dua arah dengan masyarakat.
Pemanfaatan teknologi tersebut diharapkan tidak berhenti pada penyebaran informasi mengenai kegiatan partai. Komunikasi digital juga perlu dimanfaatkan untuk mendengar aspirasi warga dan memahami persoalan yang berkembang di lingkungan masyarakat.
Melalui Rakerda ini, Partai Golkar Purworejo berharap dapat membangun organisasi yang lebih kuat, modern, terbuka, dan dekat dengan masyarakat.
“Seluruh agenda tersebut diarahkan untuk memperkuat kerja organisasi sekaligus mencapai target peningkatan perolehan kursi DPRD pada Pemilu 2029 dari 8 kursi menjadi 11 kursi,” kata Yuli
Perwakilan DPW Golkar Jawa Tengah Imam Teguh Purnomo mengatakan, seluruh hasil Rakorda harapannya bisa segera dilaksanakan oleh DPD Golkar Kabupaten Purworejo untuk menyambut target 11 kursi DPRDvpada Pileg 2029.
“Ya harapannya nanti bisa segera dilaksanakan agar target kita 11 kursi dapat tercapai. Bahkan tadi dari peserta ada yang mengusulkan target 12 kursi DPRD untuk menyambut jika nantinya bupati dipilih oleh DPRD,” katanya.
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.









