PURWOREJO, purworejo24.com – Minat masyarakat terhadap olahraga panahan di Kabupaten Purworejo terus menunjukkan tren positif. Hal itu terlihat dari meningkatnya jumlah peserta Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Panahan Purworejo Seri 2 Tahun 2026 yang diikuti 170 atlet dari berbagai kelompok usia dan 12 klub panahan.
Kejuaraan yang digelar Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kabupaten Purworejo tersebut berlangsung di Lapangan SMP Negeri 23 Purworejo, Rabu–Kamis (14–15 Oktober 2026). Dari total peserta, sebanyak 45 atlet merupakan pemula yang menjadi bagian penting dalam proses pembibitan atlet panahan sejak usia dini.
Panitia Kejurkab, Marwan, mengungkapkan jumlah peserta pada seri kedua ini meningkat cukup signifikan dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya yang diikuti 125 atlet.
“Peningkatannya sangat banyak. Tahun kemarin 125 atlet, sekarang menjadi 170 anak. Penambahan paling banyak berasal dari peserta pemula yang mengikuti nomor jarak lima dan 10 meter,” ungkap Marwan.
Menurutnya, bertambahnya peserta menjadi indikasi semakin besarnya minat anak-anak terhadap olahraga panahan. Dukungan orang tua juga turut berperan dalam mendorong anak mengikuti olahraga yang membutuhkan konsentrasi, ketelitian, disiplin, dan pengendalian diri tersebut.
Selain untuk mengembangkan kemampuan olahraga, kejuaraan panahan juga dinilai memiliki nilai tambah bagi atlet pelajar. Sertifikat atau piagam prestasi kejuaraan dapat menjadi salah satu dokumen pendukung dalam proses melanjutkan pendidikan, sesuai ketentuan sekolah yang dituju.
“Para orang tua juga sudah mengetahui bahwa piagam atau sertifikat kejuaraan panahan bisa digunakan untuk mencari sekolah di jenjang berikutnya,” jelasnya.
Tingginya jumlah peserta dan keterbatasan lokasi pertandingan membuat panitia membagi pelaksanaan kejuaraan selama dua hari. Ajang ini mempertandingkan empat divisi, yakni Standar Nasional, Recurve, Compound, dan Barebow.
Para atlet berkompetisi pada jarak 5, 10, 20, 30, 40, hingga 60 meter. Kategori pertandingan meliputi kelompok usia 10, 13, 15, dan 18 tahun, serta kategori umum dan fun archery.
Sebanyak 12 klub yang berpartisipasi berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Purworejo, yaitu Puma Archery, Star Archery, Gandewalana Archery Aschool, KUB Archery, Azzam Archery Purworejo, Skamapur Archery, The Last Jannisary, Vynix Archery, Kutoarjo Archery Club, Rafa Archery, Kanamli Archery Club, dan AUP Archery.
Keberadaan klub-klub tersebut menjadi bagian penting dalam memperluas pembinaan, sekaligus memberikan ruang bagi atlet pemula untuk berlatih dan menguji kemampuan melalui kompetisi.
Lebih dari sekadar kompetisi tingkat kabupaten, Kejurkab Panahan Seri 2 juga menjadi ajang seleksi atlet untuk menghadapi Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Panahan Jawa Tengah yang dijadwalkan berlangsung di Jepara pada 15–22 November 2026.
Perpani Purworejo menargetkan para atlet mampu menunjukkan performa terbaik dan kembali menyumbangkan medali bagi daerah. Sejumlah nomor pada jarak 10, 20, dan 30 meter menjadi salah satu andalan yang diharapkan dapat memberikan hasil maksimal.
Target tersebut bukan tanpa alasan. Sepanjang 2026, atlet panahan Purworejo telah menorehkan prestasi membanggakan, di antaranya meraih dua medali emas pada POPDA Panahan tingkat Provinsi Jawa Tengah 2026 serta satu medali emas pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Panahan Yunior 2026.
Capaian tersebut menjadi modal penting untuk meningkatkan kepercayaan diri atlet sekaligus memperkuat pembinaan menuju kompetisi tingkat provinsi maupun nasional.
Dengan bertambahnya jumlah peserta, khususnya atlet pemula, Kejurkab Panahan Purworejo diharapkan tidak hanya melahirkan juara, tetapi juga memperluas regenerasi atlet. Pembinaan yang berkelanjutan menjadi kunci agar potensi yang tumbuh dari klub-klub lokal dapat berkembang menjadi prestasi yang membanggakan Kabupaten Purworejo. (P24/wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.









