PURWOREJO, purworejo24.com – Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan (DLHP) Kabupaten Purworejo menggelar peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional tahun 2025 di Heroes Park Purworejo, pada Kamis (27/11/2025).
Mengusung tema Keanekaragaman Hayati, Cintai dan Lestarikan Bumi, Puspa, dan Satwa Indonesia Satu Hati Untuk Bumi, kegiatan berlangsung meriah dan dihadiri langsung oleh Bupati Purworejo, Hj. Yuli Hastuti, SH.
Turut hadir pula Lurah Kedungsari, sekolah penerima penghargaan Adiwiyata, dinas terkait serta tamu undangan lainnya.
Peringatan ini menjadi momentum penting untuk menegaskan komitmen bersama dalam menjaga kelestarian flora dan fauna lokal yang menjadi aset ekologis Purworejo.
Acara ini diisi dengan empat agenda pokok, yakni launching Buku Keanekaragaman Hayati Series 1, pelepasan burung ke alam bebas, penyerahan penghargaan Sekolah Adiwiyata Provinsi Jawa Tengah 2025, dan penyerahan penghargaan Sekolah Adiwiyata Kabupaten Purworejo 2025.
Sebanyak 13 sekolah menerima penghargaan Adiwiyata Tingkat Provinsi Jawa Tengah, serta 15 sekolah Adiwiyata tingkat kabupaten.
Total peserta kegiatan mencapai kurang lebih 150 orang.
Kepala DLHP Purworejo, Wiyoto Harjono, ST, menjelaskan bahwa peringatan ini menjadi awal langkah strategis pendokumentasian kekayaan hayati Purworejo.
Buku Keanekaragaman Hayati Series 1 memuat 50 jenis flora dan fauna, hasil identifikasi dari lebih dari 57 jenis yang ditemukan.
“Buku ini memuat profil tanaman dan hewan khas Purworejo, salah satunya adalah Nyamplung sebagai ikon konservasi yang telah ada sejak masa kolonial pada tahun 1870-an. Selain itu juga terdapat hiu tutul, lobster mutiara, iles-iles, anggrek tanah, dan banyak lagi,” ungkapnya.
Ia juga menuturkan bahwa Heroes Park akan diusulkan menjadi Kebun Raya dengan luas total sekitar 11 hektare.
Saat ini baru sekitar 4,5 hektare yang diberdayakan.
Pelepasan burung dilakukan sebagai simbol harapan agar kawasan tersebut menjadi habitat flora dan fauna yang lestari.
“Ini baru seri pertama. Ke depan akan hadir seri 2, 3, dan seterusnya sebagai upaya pendokumentasian lebih lengkap. Masih banyak kekayaan hayati Purworejo yang potensial mencapai ribuan jenis,” tambahnya.
Dalam sambutan resmi, Bupati Purworejo Hj. Yuli Hastuti, SH., mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bahu-membahu melestarikan keanekaragaman hayati sebagai tanggung jawab bersama.
“Purworejo memiliki potensi ekosistem lengkap dari laut hingga pegunungan. Namun kini ekosistem menghadapi berbagai tantangan seperti perubahan iklim dan kerusakan habitat. Maka pelestarian puspa dan satwa bukan pilihan, melainkan kebutuhan dan keharusan,” tegasnya.
Bupati juga memberi apresiasi atas terbitnya buku Keanekaragaman Hayati Series 1 serta capaian sekolah-sekolah yang berhasil meraih penghargaan Adiwiyata.
“Semoga ini menjadi motivasi bagi seluruh sekolah dan masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan hidup agar tetap lestari hingga generasi mendatang,” harapnya.
Peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional 2025 di Purworejo diharapkan menjadi tonggak penguatan komitmen pelestarian lingkungan, sekaligus membuka jalan bagi upaya dokumentasi, edukasi, dan konservasi keanekaragaman hayati yang lebih luas dan berkelanjutan. (P24/wid)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







