Literasi

Bedah Buku “Samudraning Pepeling”, Wujud Apresiasi Literasi Guru Purworejo

91
×

Bedah Buku “Samudraning Pepeling”, Wujud Apresiasi Literasi Guru Purworejo

Sebarkan artikel ini
Foto bersama
Foto bersama

KUTOARJO, purworejo24.com – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dinpusip) Kabupaten Purworejo kembali menunjukkan komitmennya dalam menguatkan budaya literasi melalui kegiatan Bedah Buku Antologi Geguritan berjudul “Samudraning Pepeling” karya Kelas Literasi Guru Purworejo.

Acara berlangsung pada Sabtu pagi (1/11/2025) di Aula Lantai 2 Gedung Penunjang Layanan Perpustakaan Umum Daerah Purworejo, dan menjadi bagian dari rangkaian Festival Adeg-Adeg 2025.

Kegiatan ini menghadirkan suasana hangat dan penuh inspirasi, menghadirkan kolaborasi antara sastrawan, pendidik, dan pegiat literasi lokal.

Kegiatan dibuka dengan pembacaan geguritan “Samudraning Pepeling” oleh sastrawan Purworejo, Dulrokhim, yang berhasil memukau audiens melalui pembawaan yang sarat makna dan rasa.

Turut hadir Kabid Kurikulum, Bahasa, dan Sastra Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo, Dwi Handayani, yang dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi kepada para guru yang telah menelurkan karya sastra berkualitas.

Kami dari Dinas sangat mengapresiasi upaya Kelas Literasi Guru yang telah berhasil menerbitkan antologi geguritan ini. Ke depan, kegiatan serupa akan terus kami dorong di tingkat SD dan SMP, yang nantinya dapat difasilitasi melalui forum MGMP,” ujar Dwi Handayani.

Sejak berdiri pada tahun 2019, Kelas Literasi Guru Purworejo telah menjadi wadah strategis bagi para pendidik untuk mengembangkan minat dan kemampuan menulis, sekaligus memperkaya khazanah sastra daerah.

Berbagai program telah dijalankan, mulai dari Bimbingan Teknis (Bimtek) Literasi, lomba cipta karya sastra (puisi, geguritan, dan cerkak), hingga bedah buku antologi yang berisi karya asli para guru.

Dalam bedah buku kali ini, Soekoso DM selaku narasumber, memberikan analisis mendalam terhadap isi dan makna buku antologi tersebut.

Ia menilai judul Samudraning Pepeling sangat kuat secara filosofi dan estetika.

Samudraning Pepeling ukurane kepenek nyeni, ngandhut pralambang kang ngugah gambaran endah,” ujarnya, mengapresiasi pemilihan judul yang sarat simbol dan nilai rasa.

Antologi Samudraning Pepeling merupakan hasil kolaborasi 27 penulis, dengan total 52 geguritan yang mengangkat tema beragam: mulai dari budaya lokal, kisah pewayangan, pesan moral para leluhur, hingga refleksi terhadap kemajuan zaman modern.

Foto bersama
Foto bersama

Sementara itu, Ketua Panitia Bedah Buku, S. Sri Rahayu, S.Pd.SD, dalam sambutannya menyampaikan ungkapan syukur dan doa dengan balutan bahasa Jawa yang indah dan penuh makna spiritual.

Dalam pengantarnya, ia menekankan pentingnya menjaga nilai luhur budaya serta menghidupkan tradisi literasi sebagai cermin peradaban bangsa.

Wonten ing udyana kang endah punika, sumangga sami sesarengan nguri-uri lan ngrembakakaken serat sinerat, mliginipun literasi kagem para dwija. Pustaka Samudraning Pepeling punika paring pepeling supados kita tansah eling lan nglestarekaken kabudayan Jawi kang adi luhung,” tuturnya.

Ia menutup sambutannya dengan ajakan untuk terus mengembangkan budaya literasi dan kebanggaan terhadap warisan bahasa dan sastra Jawa.

Elinga, rum kuncaraning bangsa lan nagari dumunung ing luhuring budaya. Satemah, sumangga sami saiyeg saeka praya nglestarekaken kabudayan Jawi kanthi sesanti: Jaya jayaning wijayanti, rahayu niskala satuhu, hangesti kuncara aruming bangsa kang dumunung ing luhuring budaya,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Dinpusip Purworejo berharap lahir lebih banyak karya sastra dari kalangan guru yang tidak hanya memperkaya literasi daerah, tetapi juga memperkuat identitas budaya masyarakat Purworejo.

“Literasi bukan sekadar kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga upaya menanamkan nilai, karakter, serta kecintaan terhadap budaya bangsa sendiri,” demikian pesan yang mengemuka dalam acara tersebut. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.